Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Ruang Erupsi, Bandara Sam Ratulangi Ditutup, AEC Diaktifkan

📅 Jumat, 19 Apr 2024, 15:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Ruang Erupsi, Bandara Sam Ratulangi Ditutup, AEC Diaktifkan Doc: ANTARA/HO-Basarnas
Ket. Personel Basarnas (Badan SAR Nasional) mengamati gunung Ruang dari dermaga pelabuhan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro (Siau, Tagulandang, Biaro), Sulawesi Utara, Kamis (18/4/2024).

MANADO - PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado mengaktifkan Airport Emergency Committee (AEC) guna menanggulangi keadaan darurat di bandara akibat erupsi Gunung Ruang, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).

"Komite Penanggulangan Keadaan Darurat adalah komite yang dibentuk dari perwakilan masing-masing instansi/unit kerja di bandar udara maupun di sekitarnya yang terkait dengan penanggulangan keadaan darurat seperti saat ini," kata GM Bandara Samrat Maya Damayanti, di Manado, Jumat (19/4).

Maya mengatakan Bandara Sam ratulangi mengaktifkan AEC yang berada di posko di lobi keberangkatan dengan tujuan untuk memonitor perkembangan dan juga penanganan penumpang serta koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait lainnya.

Pasca diberlakukannya penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado imbas dari erupsi Gunung Ruang, penutupan operasional Bandara Sam Ratulangi masih berlanjut di hari ke dua dimana berdasarkan Notam atau Notice To Airmen dengan nomor A1010/24 NOTAMR A1009/24.

"Sampai hari kedua ini peningkatan erupsi Gunung Ruang belum memungkinkan untuk dilakukannya penerbangan," katanya.

Pihak Angkasa Pura sendiri sudah melakukan paper test di beberapa titik di airside, setiap per jam untuk observasi pengamatan di lapangan atas sebaran abu vulkanik dampak erupsi gunung ruang.

Hingga pagi tadi, katanya, sebaran debu vulkanik masih cukup tinggi, namun diharapkan hingga sore nanti akan berkurang sehingga baru bisa dilakukan pembersihan runway.

Hasil dari laporan paper test dari pihak Angkasa Pura dan laporan perkembangan dari BMKG, kemudian koordinasi dengan pihak Otband wilayah VIII dan Airnav, baru bisa diputuskan apakah operasional bandara Sam Ratulangi bisa dibuka kembali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.