Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Sulbar Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Demam Berdarah

📅 Jumat, 19 Apr 2024, 00:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Sulbar Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Demam Berdarah Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulbar
Ket. Ilustrasi - Kampanye bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Mamuju - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinkes SulbarAsran Masdydi Mamuju, Sulbar, Kamis, mengatakan Pemprov Sulbar telah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Sulbar Nomor 5 Tahun 2024, dalam upaya mewaspadai penyakit DBD.

Ia mengatakan isi surat edaran tersebut meminta seluruh bupati di Sulbaruntuk melakukan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan kasus DBD.

Menurut dia, jumlah penderita DBD di Sulbar pada Januari 2024 mencapai 262 kasus, dan pada bulan Februari 224 kasus, sedangkan pada Maret, sebanyak 157 kasus.

Dengan demikian, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit DBD, agar tidak terjadi peningkatan kasusdengan menjaga lingkungan agar sehat dan bebas dari nyamuk Aedes aegypti.

"Perkembangan nyamuk Aedes aegyptidi lingkungan sekitar masyarakat harus dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan karena nyamuk tersebut membawa virus DBD," katanya.

Ia juga meminta masyarakat memiliki kesadaran dalam membersihkan genangan air tempat bersarang nyamuk, serta menggunakan kelambu saat tidur.

"Bersihkan dan singkirkan serta hindari tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, selain itu masyarakat diminta berperan aktif dalam mengenali serta melaporkan gejala DBD secara dini, agar segera dapat diberikan pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan di Sulbar," katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga akan berupaya melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan memperkuat ketersediaan dan pelayanan fasilitas kesehatan serta meningkatkan kemampuan tenaga medis dalam memberikan perawatan kepada penderita DBD.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.