Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Pemkab Jayapura Bentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Pemkab Jayapura Bentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting Doc: ANTARA/Yudhi Efendi
Ket. Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo menyematkan selempang sebagai tanda pengukuhan tim percepatan penurunan stunting (TPPS) 2024.

Sentani - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua membentuk tim percepatan penurunanstunting(TPPS), ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Nomor 188.4/236 tahun 2024 serta penyematan selempang oleh Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo di Sentani, Rabu.

Triwarno Purnomo mengatakan percepatan penurunanstuntingatau pertumbuhan lambat pada balita adalah program prioritas pemerintah sebagaimana tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024.

"TPPS yang terlibat di dalamnya kurang lebih ada 13 organisasi perangkat daerah (OPD), yang akan saling berkoordinasi dalam penangananstuntingdi 25 kampung," katanya.

Menurut penjabat bupati, lokus atau lokasi yang dijadikan target penurunanstuntingpada 2024 telah ditetapkan sebanyak 25 kampung, meningkat dari yang awalnya hanya 10 kampung pada 2023.

"Kami berharap dengan terbentuknya tim yang dikoordinir oleh Dinas Kesehatan ini maka kita dapat menurunkan angka prevalensistuntingdi bawah 14 persen atau di bawah target nasional," ujarnya.

Dia menjelaskan pencegahanstuntingdilakukan dengan memenuhi asupan gizi sebelum merencanakan kehamilan dan selama kehamilan, mencukupi asupan gizi terutama selama seribu hari pertama kehidupan yaitu sejak pembuahan sel telur hingga anak berusia dua tahun serta memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia enam bulan.

"Maka dari itu untuk penangananstuntingtidak bisa dikerjakan oleh satu OPD, harus melibatkan banyak OPD karenastuntingbutuh asupan gizi yang dapat diperoleh dari teman-teman Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura, Dinas Kelautan dan Perikanan serta beberapa OPD lainnya," katanya.

Dia menambahkan TPPS akan melaksanakan delapan aksi konvergensi yakni aksi analisis situasi, penyusunan rencana kerja kegiatan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi, rembukstunting, peraturan bupati/wali kota tentang peran kampung, sistem manajemen datastunting, pengukuran, publikasi danreviewkinerja tahunan.

"Penangananstuntingkami harapkan bisa lebih optimal sehingga balita di 25 kampung dapat tertangani dengan baik dan mereka bisa hidup dengan umur dan berat badan normal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

21 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.