Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS dan Sekutu Akan Menekan Tiongkok soal Pertumbuhan Ekonomi Seimbang

📅 Rabu, 17 Apr 2024, 00:00 WIB | Oleh:
AS dan Sekutu Akan Menekan Tiongkok soal Pertumbuhan Ekonomi Seimbang Doc: ISTIMEWA

WASHINGTON - Seorang pejabat senior Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS), pada Senin (14/4), mengatakan Menteri Keuangan, Janet Yellen, akan bertemu dengan para menteri keuangan dari sekutu AS minggu ini untuk membahas sejumlah isu utama, termasuk menopang rantai pasokan, memperkuat stabilitas sistem keuangan, dan mendukung Ukraina.

Dikutip dari The Straits Times, pertemuan Yellen di sela-sela pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia di Washington itu juga akan mencakup diskusi mendalam dengan para pejabat Tiongkok mengenai "pertumbuhan yang seimbang," sebuah dialog baru AS-Tiongkok yang diluncurkan awal bulan ini untuk mengatasi kelebihan kapasitas industri Tiongkok, kendaraan listrik (EV), panel surya, dan barang energi ramah lingkungan lainnya.

"Pada hari Rabu, Yellen akan bertemu dengan para menteri keuangan dari Korea Selatan dan Jepang dalam pertemuan trilateral pertama untuk mengoordinasikan isu-isu mulai dari sanksi terhadap Russia dan Iran hingga mengamankan rantai pasokan dan membangun ketahanan iklim dan keuangan di Kepulauan Pasifik," kata pejabat Departemen Keuangan.

"Yellen juga akan berpartisipasi dalam latihan stabilitas keuangan dengan pejabat serikat perbankan Inggris dan Eropa untuk membantu memperkuat sistem keuangan kita agar dapat melakukan koordinasi dan komunikasi dengan cepat pada saat tekanan keuangan," kata pejabat itu.

Aset yang Dibekukan

Para menteri keuangan dari negara-negara demokrasi industri Kelompok Tujuh dan negara-negara maju Kelompok 20 juga akan bertemu minggu ini. Selama pertemuan G7, Yellen berharap untuk memajukan diskusi di antara sekutu untuk membuka nilai aset kedaulatan Russia yang dibekukan guna mendukung perlawanan Ukraina terhadap invasi Russia.

Pejabat tersebut menolak untuk membahas potensi rencana spesifik untuk aset tersebut, dan menambahkan bahwa diskusi keuangan G7 bertujuan untuk memberikan pilihan kepada para pemimpin G7 untuk dipertimbangkan pada pertemuan puncak di Italia pada bulan Juni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.