Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Genjot Investasi Pengisian Daya Kendaraan Energi Baru di Perdesaan

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Genjot Investasi Pengisian Daya Kendaraan Energi Baru di Perdesaan Doc: ANTARA/XINHUA/TAO LIANG
Ket. Kendaraan energi baru sedang diisi dayanya di stasiun pengisian daya di Kotapraja Gujiao, Prefektur Otonomi Bouyei-Miao di Qiannan, Provinsi Guizhou, Tiongkok barat daya, baru-baru ini.

BEIJING - Pemerintah pusat Tiongkok berencana mengalokasikan dana untuk mendukung proyek percontohan guna meningkatkan fasilitas pengisian daya untuk kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di berbagai wilayah.

"Hal ini bertujuan mengatasi kekurangan fasilitas pengisian daya di daerah perdesaan di negara ini, mengoptimalkan lingkungan untuk konsumsi NEV, dan memanfaatkan potensi konsumsi NEV di daerah perdesaan," kata Fu Jinling, seorang pejabat Kementerian Keuangan.

Seperti dikutip dari Antara, investasi yang dijanjikan dalam fasilitas pengisian daya di daerah perdesaan adalah bagian dari upaya berkelanjutan Tiongkok untuk mendorong konsumsi, investasi baru, dan transisi rendah karbon sesuai dengan rencana aksi pemerintah untuk mendorong peningkatan peralatan berskala besar dan tukar tambah barang konsumsi.

Peningkatan dan tukar tambah itu diperkirakan akan menghasilkan permintaan konsumsi sebesar triliunan yuan setiap tahun.

Data industri dari Aliansi Promosi Infrastruktur Pengisian Daya Kendaraan Listrik Tiongkok menunjukkan adanya penambahan 716.000 tiang pengisian daya di Tiongkok selama periode Januari-Maret 2024, naik 13,2 persen secara tahunan (year on year), dan mengonfirmasi stok agregat sekitar 9,31 juta tiang pengisian daya di seluruh negeri per Maret tahun ini.

Tertinggal Jauh

Meski demikian, aliansi itu melihat ketidakseimbangan, dengan daerah pedesaan yang tertinggal jauh dari daerah perkotaan dalam hal ketersediaan fasilitas pengisian daya kendaraan listrik.

Pada konferensi pers sebelumnya pekan lalu, Fu mengatakan pemerintah juga akan menawarkan subsidi secara langsung kepada konsumen yang mengganti kendaraan penumpang beremisi tinggi dengan model yang lebih ramah lingkungan.

Sebelumnya, produsen otomotif lokal Tiongkok, Build your Dreams (BYD) akan memperkenalkan paket baterai "blade" generasi kedua dengan jarak tempuh hingga 1.000 kilometer (km) sekali pengisian daya, paling cepat pada Agustus 2024.

Teknologi baru ini akan merebut pengenalan baterai "solid-state" dengan jangkauan yang diklaim serupa oleh produsen mobil terbesar di dunia, Toyota, yang saat ini direncanakan paling cepat tahun 2026.

Ketua BYD, Wang Chuanfu, mengungkapkan rincian teknologi baterai lithium-ion phosphate (LFP) generasi kedua selama konferensi keuangan baru-baru ini, menurut situs web Tiongkok, Fast Technology, dikutip laman Drive, baru-baru ini.

Baterai baru ini akan lebih ringan, lebih kecil, dan lebih efisien daripada baterai LFP generasi pertama BYD yang diperkenalkan pada tahun 2020.

Sebagai perbandingan, Tesla Model 3 adalah kendaraan listrik terlaris di Australia dan menawarkan jarak tempuh 629 km dengan sekali pengisian daya untuk versi jarak jauh.

Porsche Taycan 2025 yang diperbarui dan dijadwalkan tiba di showroom lokal pada bulan Juli ini akan memiliki jarak tempuh terpanjang dari semua mobil listrik yang dijual di Australia, yaitu 678 km.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.