Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

500 Rumah Pemudik Terendam Banjir

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
500 Rumah Pemudik Terendam Banjir Doc: ANTARA/HO-BPBD Bekasi
Ket. Petugas BPBD Bekasi memeriksa papan pengukur tinggi muka air banjir di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (14/4).

BEKASI - Nasib tidak baik menimpa warga Bekasi yang sedang mudik. Sebab sebagian besar dari sekitar 500 rumah yang ditinggal mudik terendam banjir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir yang melanda Bekasi, merendam ratusan rumah warga yang sebagian besar dalam keadaan kosong, karena ditinggal mudik.

"Ada 500 unit rumah terendam banjir, sebagian besar rumah dalam keadaan kosong ditinggal mudik," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Kendati demikian, Pemerintah Kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bekasi telah membentuk tim siaga yang melibatkan warga, sehingga dampak banjir yang merendam rumah bisa cepat ditanggulangi. Dia memastikan tim siaga juga telah melakukan langkah penanggulangan mengatasi luapan Kali Bekasi.

Kali Bekasi merupakan muara penghubung Sungai Cikeas dan Sungai Cileungsi. Tim juga termasuk menangani kerusakan tanggul kali yang jebol akibat tidak mampu menahan besarnya debit air. "Kondisi terbaru air sudah berangsur surut,"ucapnya.

Abdul Muhari menambahkan BNPB tidak menerima laporan adanya korban jiwa atas bencana banjir tersebut. Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan banjir tersebut diakibatkan luapan kali Bekasi. Ini diperparah rusaknya tanggul penahan yang tidak mampu menahan debit air yang datang dari Sungai Cikeas dan Cileungsi setelah diguyur hujan deras berdurasi panjang, Sabtu (13/4) malam.

Akibatnya, sebanyak 500 keluarga menjadi korban, rumahnya digenangi banjir setinggi 40- 60 centimeter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.