Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden AS Biden Peringatkan Netanyahu untuk Berpikir dengan Hati-hati Sebelum Tanggapi Iran

📅 Senin, 15 Apr 2024, 12:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden AS Biden Peringatkan Netanyahu untuk Berpikir dengan Hati-hati Sebelum Tanggapi Iran Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan).

Washington - Presiden AS Joe Biden memperingatkan PM Israel Benjamin Netanyahu untuk "berpikir dengan hati-hati" tentang risiko eskalasi dengan Iran dan Tel Aviv, menurut seorang pejabat AS, Minggu (14/4).

"Israel menjelaskan kepada kami bahwa mereka tidak menginginkan eskalasi yang signifikan dengan Iran," kata seorang pejabat senior AS kepada wartawan.

Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke Israel pada Sabtu malam (13/4), sebagai pembalasan atas serangan di Damaskus awal bulan April yang menewaskan beberapa komandan Iran.

Pejabat itu mengatakan Biden menyampaikan "dengan sangat jelas" kepada Netanyahu selama panggilan telepon mereka pada Sabtu malam bahwa "kita harus berpikir secara hati-hati dan strategis mengenai risiko eskalasi."

"Tujuan kami adalah meredakan ketegangan regional. Kami tidak ingin konflik regional lebih luas," kata pejabat tersebut.

Menanggapi pertanyaan apakah AS akan berpartisipasi dalam serangan balasan Israel setelah serangan Iran semalam, pejabat itu mengatakan: "Kami tidak akan membayangkan diri kami berpartisipasi dalam tindakan seperti itu."

Seorang pejabat senior militer AS mengatakan kapak-kapal AS yang berbasis di Mediterania Timur, USS Arleigh Burkey dan USS Carney, menghancurkan antara empat dan enam rudal balistik Iran selama serangan tersebut.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa pesawat udara AS mencegat lebih dari 70 drone dan rudal jelajah Iran yang menuju Israel, menegaskan kembali "komitmen kuat" AS terhadap pertahanan Israel.

Sebelumnya pada Minggu (14/4), juru bicara Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby menekankan bahwa AS tidak menginginkan "konflik regional yang lebih luas."

"Kami tidak mengharapkan konflik regional yang lebih luas dan semua yang kami lakukan sejak tanggal 7 dirancang untuk mencegah hal tersebut terjadi," kata Kirby ketika ditanya apakah AS ikut serta dalam tindakan ofensif jika ada pembalasan Israel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.