Perkuat Cinta Lingkungan, para Siswa Diajak Menanam Pohon Serentak dalam Peringatan Hari Bumi
Sabtu, 13 Apr 2024, 03:30 WIBMakassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melibatkan para siswa untuk menanam pohon secara serentak dalam rangka peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Andi Muhammad Arsjaddalam rilis diterima di Makassar, Jumat, menyatakan telah meneken surat imbauan yang dikirimkan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel dan Dinas Pendidikan Sulsel.
Surat tersebut berisi tiga poin, yakni melakukan kegiatan sedekah pohonsekaligus penanaman pohon secara serentak bersama siswa dan unsur-unsur dalam lingkungan sekolah pada berbagai kesempatan, acara, dan kegiatan-kegiatan di berbagai situasi yang memungkinkan sesuai kewenangan masing-masing.
Selain itu, mewajibkan etiap siswa MI, MTs, MAN, atau SLTA melakukan penanaman minimal lima pohon setiap tahun. Apabila tidak memiliki lahan untuk ditanami, pemerintah provinsi bekerja sama dengan pemerintah kabupaten atau kota menentukan lokasi penanaman sehingga dapat dilakukan penilaian secara berkelanjutan.
Selain itu, memprogramkan pembuatan unit-unit persemaian atau pembibitan di sekolah-sekolah sebagai bagian dari praktik pembelajaran ilmu pengetahuansekaligus sarana menggugah kesadaran mereka secara dini dan bentuk tanggung jawab bersama dalam pelestarian alam dan lingkungan.
Dalam surat tersebut juga disampaikanakan dilakukan penilaian dan pemberian penghargaan bagi sekolah-sekolah dengan kinerja terbaik.
Surat ini juga ditembuskan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Langkah tersebut mendapat dukungan Darmawan Denassa, penerima Kalpataru 2021 dengan mengatakankerusakan lingkungan sudah menjadi masalah dunia, bukan hanya Sulsel.
Oleh karena itu, dia mengharapkan Sulsel menjadi pionir dalam memperbaiki lingkungan.
"Kerusakan lingkungan sudah sangat parah. Karena itumembutuhkan peran serta semua lapisan masyarakat untuk memperbaiki ini. Kita mulai dengan menanam pohon secara serentak pada peringatan Hari Bumi, 22 April 2024 mendatang," kata dia.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov Sulsel Kembangkan Gerakan GOM Optimalkan Platform Bajubodo
-
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-India Ubah Peta Asia
-
Urai Mobilitas Masyarakat, Pemerintah Harus Siapkan Transportasi Alternatif
-
Andrea Bocelli Gelar Konser di Borobudur dan Jakarta, Cek Harga Tiket dan Jadwalnya
-
Jaga Mobilitas Penumpang, Pemerintah Operasikan 5 Bandara Alternatif 24 Jam Imbas Erupsi Anak Krakatau
-
Akhir Pekan yang Berat, Veda Ega Pratama Finis Ke-20 di Moto3 Aragon
-
Terus Bertambah! Gempa Dahsyat Flores akibatkan 33 Orang Meninggal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.