Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen NATO Khawatirkan Aktivitas Spionase Russia

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 13:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekjen NATO Khawatirkan Aktivitas Spionase Russia Doc: X/AFP
Ket. Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg.

BERLIN - Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg pada Jumat (5/4) mengungkapkan kekhawatirannya atas aktivitas mata-mata Russia di dalam aliansi militer Barat itu.

Menurut Stoltenberg dalam wawancara dengan surat kabar terbesar Jerman, Bild, badan intelijen Russia beroperasi di seluruh negara-negara Eropa selama bertahun-tahun.

"Kami juga melihat adanya upaya untuk meningkatkan aktivitas mereka, namun tentu saja sekutu-sekutuNATO memantau dan mengikuti hal ini dengan sangat cermat," katanya.

NATO, ujarnya, telah mengambil sejumlah langkah untuk mencegah badan intelijen keamanan Russia melakukan tindakan ilegal di sekitar atau di dalam negara-negara anggota.

Stoltenberg menyebutkan bahwa beberapa personel Russia di masa lalu diusir dari markas NATO di tengah tuduhan spionase.

"Kami juga mengusir misalnya personel Russia dari markas NATO karena kami melihat mereka melakukan aktivitas yang sebenarnya bukan pekerjaan diplomatik melainkan pekerjaan intelijen," ujarnya.

Rusia membangun misi diplomatik dengan NATO pada 1998. Misi itu dihentikan setelah kerja sama di bawah Dewan NATO-Russia ditangguhkan pada 2014.

Dalam berita terkait, Stoltenberg memperingatkan Eropa agar tidak mencoba bertindak sendiri dalam bidang pertahanan setelah komentar calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump memicu perdebatan baru mengenai apakah benua tersebut dapat terus mengandalkan perlindungan dari Amerika Serikat.

"Kita memiliki NATO, dan NATO landasan bagi keamanan Eropa, dan NATO telah mampu melindungi semua sekutu NATO selama 75 tahun," katanya.

NATO dimaksudkan "untuk mengikat Eropa dan Amerika Utara bersama-sama," ujarnya, menambahkan.

"Jadi selama kita bersatu, kita aman," kata pemimpin pakta militer Barat itu, menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.