Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pantau Kepadatan dan Bencana, Pemudik Diminta Manfaatkan Kanal Informasi dari Pemerintah

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pantau Kepadatan dan Bencana, Pemudik Diminta Manfaatkan Kanal Informasi dari Pemerintah Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Tangkapan layar - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menyampaikan pesan kepada pemudik menjelang Idul Fitri 1445H/2024M di Jakarta, Jumat (5/4/2024).

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berpesan kepada pemudik untuk memanfaatkan sejumlah kanal informasi resmi pemerintah seputar potensi bencana hingga kepadatan lalu lintas selama fase mudik 2024.

"Saya ingatkan agar berhati-hati, utamakan keselamatan, pantau terus informasi kepadatan lalu lintas, dan titik rawan bencana melalui kanal informasi yang telah disediakan oleh pemerintah," kata Moeldoko melalui keterangan virtual di Jakarta, Jumat.

Sejumlah kanal informasi yang dimaksud seperti, aplikasi InaRisk sebagai sistem informasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang menampilkan kajian risiko bencana (bahaya, kapasitas, kerentanan, dan risiko) serta monitoring penurunan indeks risiko bencana di Indonesia.

Aplikasi buatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) itu juga dapat menganalisis jumlah penduduk, sekolah, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan yang berisiko terpapar bencana.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) milik Kementerian PUPR juga mengembangkan aplikasi Tolkita yang berguna untuk memantau lalu lintas dan tersedia di PlayStore atau AppStore.

Tidak hanya informasi, pengguna aplikasi ini juga bisa memberikan respons dan laporan kepada pengelola ruas tol, sehingga segera dapat diambil tindakan yang diperlukan.

Aplikasi Tolkita merupakan hasil kerjasama BPJT dengan pengembang aplikasi Indonesia.

Dalam kesempatan itu Moeldoko mengatakan Idul Fitri bukan sekadar hari raya biasa, tapi momentum kemenangan jiwa serta titik balik untuk menjadi pribadi yang baik, penuh optimismie, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, kata Moeldoko, Idul Fitri identik dengan tradisi mudik, untuk merasakan kembali kehangatan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

"Untuk itu, saya mengajak masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik ceria penuh makna ini, siapkan segalanya dengan sebaik-baiknya. Semoga silaturahmi yang terjalin semakin berat dan membawa berkah bagi kita semua," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.