Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Beri Bantuan Ternak Bebek untuk Perawatan Anak Disabilitas dan Latih Kewirausahaan

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 00:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemensos Beri Bantuan Ternak Bebek untuk Perawatan Anak Disabilitas dan Latih Kewirausahaan Doc: ANTARA/HO-Biro Humas Kemensos
Ket. Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Mahatmiya Bali pada Jumat (5/4/2024) memberikan bantuan pengobatan sekaligus Atensi kewirausahaan ternak bebek, kepada Ni Negah Tini (45) dan I Ketut Suiti (46) yang memiliki dua anak disabilitas di Banjar Dinas Kebung Kauh Dusun, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Mahatmiya Bali memberikan bantuan pengobatan sekaligus atensi kewirausahaan ternak bebekkepada Ni Negah Tini (45) dan I Ketut Suiti (46) yang memiliki dua anak disabilitas di Banjar Dinas Kebung Kauh Dusun, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali.

Dalam rilis yang disiarkan oleh Kementerian Sosial di Jakarta, Jumat, Sentra Mahatmiya Bali telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Karangasem untuk mengantar terlebih dahulu Ni Luh Sukawati (21) anak pertama mereka yang menderita lumpuh folia dan epilepsi dari sejak lahir untuk menjalani fisioterapi.

"Ni Luh Sukawati sudah kami antar untuk melakukan fisioterapi. Karena menggunakan BPJS, maka pelayanan harus berjenjang dari fasilitas kesehatan pertama," jelas pekerja sosial Ahli Madya Ni Putu Esti.

Nantinya, anak terakhir I Komang Wisnu Angga (5) yang menderita lumpuh layu juga akan kembali mengikuti terapi.

Sejak usia dua tahun, ia sudah mendapatkan terapi, namun jauhnya jarak menuju Rumah Sakit Karangasem serta kendala transportasi membuat sesi fisioterapinya terhenti sejak satu tahun terakhir.

Selain memfasilitasi untuk berobat, Kementerian Sosial juga memberikan bantuan atensi kewirausahaan berupa ternak bebek satu kandang berukuran 4 x 5 meter beserta perlengkapannya.

Kandang tersebut berisi 40 ekor bebek betina dan empat ekor bebek jantan serta satu sak pakan ternak sebagai modal usaha. Dengan bantuan ternak bebek tersebut, pihaknya berharap ekonomi keluarga Ni Nengah Tini bisa lebih baik dan cukup untuk merawat kedua anaknya yang disabilitas.

Selain bantuan pengobatan dan atensi kewirausahaan, Kementerian Sosial juga memberikan bantuan pemenuhan hidup layak berupa sembako, tambahan nutrisi dan alat kebersihan diri juga tak lupa diberikan.

Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial Kabupaten Karangasem akan terus melakukan pendampingan selama proses terapi dan akan memonitoring keberlangsungan usaha ternak bebek mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.