Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2024

📅 Jumat, 05 Apr 2024, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2024 Doc: ANTARA/Gembong Ismadi
Ket. Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat melakukan peninjauan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Kamis (4/4/2024).

Jembrana - Pemerintah mengimbau masyarakat agar mewaspadai cuaca ekstrem saat arus mudik Lebaran tahun 2024 khususnya di rute yang menyeberangi lautan.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat meninjau arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis.

"Kami terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca di seluruh wilayah Indonesia. Pihak pelabuhan juga kami perintahkan terus berkomunikasi dengan BMKG setempat," kata Budi.

Dia mengatakan, selain melengkapi fasilitas di sepanjang jalur mudik, kondisi cuaca juga menentukan kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang mudik.

Khusus pelabuhan, menurut dia, pihaknya sudah menambah sejumlah fasilitas seperti penambahan dermaga, pengerukan lokasi labuh kapal dari pendangkalan serta menambah armada kapal.

Hal senada juga disampaikan Kapolri Sigit Prabowo. Dia mengatakan pemeriksaan alat keselamatan di kapal harus rutin dilakukan karena cuaca setiap saat bisa berubah.

"Sebelum arus mudik mulai, kami dari berbagai institusi melakukan pemeriksaan kelengkapan alat keselamatan di kapal-kapal. Semua itu agar mudik berjalan aman," katanya.

Di sisi lain, ia juga memuji masyarakat yang mengikuti imbauan pemerintah untuk mudik lebih awal, guna menghindari penumpukan kendaraan khususnya di pelabuhan.

Dari pantauan yang dia lakukan, pemudik yang berangkat pulang kampung lebih awal berasal dari mereka yang bekerja di sektor informal.

"Mungkin H-4 atau H-3 masyarakat yang bekerja di sektor formal baru mudik. Pada hari itulah kami perkirakan terjadi puncak arus mudik Lebaran tahun ini," katanya.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan, terkait situasi cuacapihaknya sudah menyiapkan alat angkut sebagai mitigasi bencana yang bisa dikerahkan setiap saat.

Khusus untuk Bali, kata dia, Kodam IX Udayana mengerahkan 1.900 personel untuk membantu tugas-tugas Polri, termasuk personel kesehatan yang membuka pos pelayanan di sejumlah titik rute mudik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.