Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jenderal Bintang Satu Ini Tegaskan Investigasi Ledakan di Gudang Amunisi Masih Berjalan

📅 Kamis, 04 Apr 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jenderal Bintang Satu Ini Tegaskan Investigasi Ledakan di Gudang Amunisi Masih Berjalan Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/4/2024).

Jakarta - Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal TNI Kristomei Sianturi mengungkapkan bahwa investigasi penyebab terjadinya ledakan di Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya di Ciangsanamasih berjalan.

"Sampai saat ini investigasi masih berjalan, tim investigasi sudah dibentuk oleh Pomdam Jaya, Pangdam Jaya dalam hal ini, meliputi di situ ada peralatan Kodam Jaya, Zeni, Staf Logistik, Staf Intelijen," katanya saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Rabu.

Dia mengatakan sampai saat ini investigasi masih berlangsung. "Kita tunggu (hasil)
investigasinya seperti apa," katanya.

Kristomei juga menjelaskan pihaknya masih menerima laporan dari warga yang rumahnya terdampak ledakan tersebut.

"Ada 44 rumah dan itu sudah diperbaiki semuanya oleh Kodim dan hari ini kita sudah mulai ada 'trauma healing' kepada anak-anak kepada masyarakat yang ada di sekitar gudang," katanya.

Ketika ditanyakan adalah unsur kelalaian soal penyebab ledakan yang terjadi, Kristomei menyebutkan biar tim investigasi yang menyampaikan.

"Sementara belum ada, kita masih terus bekerja. Artinya nanti biar kesimpulan itu dari tim investigasi yang menyampaikannya," katanya.

Kristomei juga menyebutkan sterilisasi dari sampai hari ini masih terus dilakukan.

"Tidak menutup kemungkinan masih ada proyektil, masihada benda lain yang terbang akibat ledakan gudang di situ. Kalau masyarakat ada yang masih melaporkan itu segera kita tindak lanjuti," katanya.

Kompi Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Zeni TNI Angkatan Darat terus menyisir kawasan pemukiman untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang tergeletak imbas dari ledakan di GudmurahKodam Jaya di Ciangsana.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar saat ditemui di kantornya Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (2/4), menyebutkan sejauh ini tim dari Jihandak Zeni TNI AD telah menyisir kawasan dalam radius dua kilometer dari Gudang Munisi.

"Radiusnya kemarin baru sampai dua kilometer, nanti akan bertambah sampai tiga atau empat kilometer, untuk amannya, karena kalau lihat aturan, gudang itu jarak amannya dari penduduk, sekitar 500 meter sampai satu kilometer. Itu jarak aman," kata Kapuspen TNI.

Dia menjamin tim dari Jihandak Zeni TNI AD terus bekerja sampai mereka dapat memastikan tak ada lagi bahan peledak yang tercecer di luar gudang, utamanya di kawasan pemukiman warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.