Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Puluhan Korban Banjir di Pasaman Barat Dievakuasi ke Tempat Aman

📅 Kamis, 04 Apr 2024, 06:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Puluhan Korban Banjir di Pasaman Barat Dievakuasi ke Tempat Aman Doc: ANTARA/HO-Bagian Ops Polres Pasaman Barat
Ket. Kepala Bagian Operasi Polres Pasaman Barat Kompol Muzhendra saat menggendong seorang bayi dalam evakuasi korban banjir di Nagari (Desa) Sinuruik Kecamatan Talamau, Kamis (4/4/2024) dini hari.

Simpang Empat - Tim gabungan reaksi cepat Kepolisian Resor Pasaman BaratSumatera Barat mengevakuasi puluhan korban banjir di Nagari (Desa) Sinuruik Kecamatan Talamau ke tempat yang aman karena rumah mereka terendam banjir.

"Sekitar 69 orang warga termasuk anak-anak dan bayi kita evaluasi ke gedung Diklat Talu Sinuruik agar lebih aman sampai pembersihan rumah mereka nantinya. Malam ini mereka kita evakuasi menggunakan mobil operasional Polres dan mobil pihak terkait lainnya," kata Kepala Bagian Operasi Polres Pasaman Barat Kompol Muzhendra di Talamau, Kamis.

Menurutnya, evakuasi dilakukan bersama tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, Basarnas, pihak nagari, dan kecamatan.

"Di tempat evakuasi itu kita menyiapkan kebutuhan makan, minum, selimut, perlengkapan bayi, dan kebutuhan lainnya," katanya.

Adapun daerah yang terdampak banjir ada di empat kejorongan, yakni di Jorong Kemakmuran sebanyak rumah rusak sebanyak 10 unit dan rumah hanyut empat unitunit dengan korban terdampak 148 kepala keluarga dengan 740 jiwa.

Lalu di Kejorongan Benteng dengan warga terdampak sebanyak 31 kepala keluarga dengan 155 jiwa, di Kejorongan Harapan dengan warga terdampak 85 kepala keluarga dengan 425 jiwa, dan di Kejorongan Tabek Sirah terdampak delapan kepala keluarga dengan 40 jiwa.

"Total warga terdampak sebanyak 272 kepala keluarga dengan 1.360 jiwa," katanya.

Ia menjelaskan, dalam evakuasi itu jajaran Polres Pasaman Barat menurunkan sebanyak 45 orang personel. Pihaknya bergabung dengan tim lainnya sebagai bentuk kepedulian kepada korban banjir.

"Kita ikut merasakan duka warga korban banjir. Bantuan kita lakukan dan salurkan agar mereka terbantu. Duka mereka duka kita bersama," katanya.

Ia mengimbau kepada warga agar tetap tenang dan sabar menghadapi cobaan banjir ini.

"Mudah-mudahan tidak ada banjir susulan lagi. Diharapkan warga tetap waspada," katanya.

Banjir yang melanda daerah itu dipicu oleh tingginya curah hujan yang melanda daerah itu sejak Rabu (3/4) sore,mengakibatkam air sungai Sungai Batang Taluak Ambun meluap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.