Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Modus Baru, Lapas Cianjur Gagalkan Penyelundupan Narkoba Dalam Sandal

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Modus Baru, Lapas Cianjur Gagalkan Penyelundupan Narkoba Dalam Sandal Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur, Jawa Barat.

Cianjur - Lapas Kelas IIB Cianjur, Jawa Barat, menggagalkan upaya warga binaan yang hendak menyelundupkan paket sabu dan obat terlarang ke dalam lapas dengan cara menyembunyikannya di dalam sandal guna mengelabui petugas.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Cianjur Muarif di Cianjur, Selasa, mengatakan, aksi penyelundupan terungkap ketika seorang warga binaan atas nama Rian masuk ke ruang besuk, namun setelah usai menerima tamu dia seperti gelisah.

"Gerak-gerik-nya mencurigakan sehingga membuat petugas terus memantaunya, setelah menerima tamu di ruang besuk Rian tidak kembali ke selnya tapi bolak-balik di depan ruang besuk, sehingga kecurigaan petugas semakin kuat," katanya.

Petugas juga menemukan kejanggalan ketika memperhatikan sandal yang dipakai sebelum masuk ruang besuk berbeda dengan yang dipakainya saat keluar, sehingga petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang diketahui sudah berganti sendal dengan pembesuk.

Warga binaan yang sudah mendekam selama satu tahun di Lapas Cianjur itu, dibawa ke pos pengamanan guna dimintai keterangan, di hadapan petugas Rian mengaku bersama dua napi lainnya sudah bertukar sandal yang sebelumnya diberikan pembesuk atas nama L temannya.

"Petugas sempat mengejar L yang setelah besuk langsung keluar dari area lapas, berdasarkan pengakuan tersangka, sengaja menyelundupkan narkoba jenis sabu seberat 10 gram dan 5 butir obat terlarang ke dalam sandal untuk mengelabui petugas," katanya.

Setelah mendapat dua nama lain yang masih warga binaan, petugas kembali menemukan dua sandal slop yang bagian dalamnya sudah dilubangi dan ditutup kembali dengan lem perekat, sehingga sekilas tidak terlihat kalau sudah dimodifikasi untuk menyembunyikan paket narkoba.

Muarif menegaskan dengan temuan tersebut, pihaknya akan lebih memperketat persyaratan bagi pembesuk yang hendak masuk Lapas Cianjur, termasuk menyediakan sandal khusus yang hanya dipakai selama berada di lingkungan lapas guna menghindari kejadian serupa.

"Terkait pengembangan kasusnya kami sudah berkoordinasi dengan Satnarkoba Polres Cianjur, barang bukti dan tindak lanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.