Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, BKD DKI Tambah 236 Petugas Gulkarmat pada 2024

📅 Rabu, 03 Apr 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, BKD DKI Tambah 236 Petugas Gulkarmat pada 2024 Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Maria Qibtya di ruang Komisi A gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Jakarta - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI berencana untuk menambah 236 petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI pada 2024 sebagai peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

"Untuk formasi tahun ini, ada alokasi pemenuhan alokasi kebutuhan damkar DKI sebanyak 236 petugas," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Maria Qibtya di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa.

Maria menjelaskan, petugas tersebut semuanya sudah memenuhi persyaratan sehingga tidak perlu menggunakan tambahan tenaga penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) dari kelurahan seperti yang direkomendasikan Dinas Gulkarmat DKI.

Dia menegaskan angka tersebut sudah diperhitungkan sesuai kebutuhan belanja pegawai yang telah disusun.

"Tahun kemarin secara nasional diberikan hanya 9.200 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kita untuk Damkar 236 orang," ujarnya.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyatakan butuh sebanyak 10.722 personel sebagai jumlah ideal.

"Jumlah ideal petugas penanggulangan kebakaran sebanyak 10.722 personel, namun saat ini hanya memiliki 4.033 personel termasuk dengan PJLP Operasional," ujar Satriadi.

Direncanakan penyelesaian menanggulangi kekurangan jumlah pegawai, usulan Gulkarmat yakni dengan perpindahan atau redistribusi PJLP/PPSU dari kelurahan.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta memperkuat peran kepala satuan tugas (kasatgas) di 267 kelurahan Jakarta sebagai upaya respons cepat penanganan kebakaran pada 2024.

Adapun Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mencatat sebanyak 2.286 peristiwa kebakaran terjadi sepanjang 2023.

Angka tersebut meningkat dari kejadian kebakaran selama 2022 yakni sebanyak 1.691 peristiwa.

Frekuensi kejadian kebakaran per wilayah selama 2023 paling tinggi yakni Jakarta Timur sebanyak 594 laporan, lalu Jakarta Selatan 573 laporan, Jakarta Barat 484 laporan, Jakarta Utara 379 laporan, dan Jakarta Pusat 256 laporan.

Adapun penyebab dugaan paling tinggi akibat korsleting listrik sebanyak 1.216 kejadian atau sebesar 53,19 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.