Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol 20 Persen di Mudik-Balik Lebaran

📅 Selasa, 02 Apr 2024, 20:17 WIB | Oleh:
Pemerintah Beri Diskon Tarif Tol 20 Persen di Mudik-Balik Lebaran Doc: ANTARA/Makna Zaezar
Ket. Ilustrasi: Foto udara sejumlah kendaraan roda empat memasuki di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (29/3).

JAKARTA - Pemerintah akan memberikan diskon tarif tol yang berlaku di jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta menuju Semarang dan sebaliknya sebesar 20 persen pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2024.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada PT Jasa Marga, BPJT, dan BUJT, atas inisiatif kebijakan pemberian diskon tarif tol," ujar Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)Muhadjir Effendy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menko Muhadjir mengatakan kebijakan pemberian diskon tarif tol dimaksudkan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama di jalan tol pada periode-periode tertentu.

Diskon 20 persen tarif tol diberlakukan pada ruas utama jalur mudik dan jalur balik yaitu pada Gerbang Tol Cikampek Utama dan keluar/exit Gerbang Tol Kalikangkung, meliputi Ruas Tol Palimanan-Kanci, Semarang-Batang, dan Jakarta-Cikampek.

"Untuk arus mudik akan dimulai tanggal 3 April 2024 pukul 05.00 WIB sampai dengan 5 April 2024 pukul 05.00 WIB," kata Menko Muhadjir.

Sementara untuk arus balik, diskon akan dimulai tanggal 16 April 2024 pukul 05.00 WIB sampai dengan 19 April 2024 pukul 05.00 WIB.

Sedangkan untuk Gerbang Tol non Jawa, pemberian diskon akan berlaku selama 17 hari mulai tanggal 5 April 2024 sampai dengan 19 April 2024.

"Pemberlakuan diskon tarif tol pada ruas jarak jauh dikarenakan berdasarkan data historis sebanyak 41 persen pemudik menggunakan jalur tersebut," katanya.

Ia menjelaskan 193,6 juta orang diperkirakan akan mudik Idul Fitri 1445 Hijriah/2024. Penggunaan kendaraan pribadi untuk mudik masih menjadi salah satu moda transportasi terbanyak pilihan pemudik yaitu 18,3 persen dari jumlah pemudik.

Perkiraan puncak arus mudik pada H-2 (Senin, 8 April 2024) atau awal cuti bersama, potensi pergerakan 26,6 juta orang (13,7 persen) dan perkiraan puncak arus balik pada H+3 (Minggu, 14 April 2024) dengan potensi pergerakan 41 juta orang (21,2 persen).

"Kebijakan diskon tarif tol ini akan disosialisasikan secara masif sebelum pelaksanaan mudik, sehingga masyarakat bisa menjadwalkan mudik dengan memanfaatkan diskon tersebut," kata Menko MuhadjirEffendy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.