Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Optimalkan Modernisasi Irigasi

📅 Senin, 01 Apr 2024, 07:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Optimalkan Modernisasi Irigasi Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Pertanian terus memaksimalkan modernisasi irigasi di berbagai daerah. Langkah intensifikasi pertanian itu dimaksudkan untuk mencapai target swasembada pangan di Indonesia.

"Modernisasi irigasi strategis dan rehabilitasi irigasi sangat penting untuk dilaksanakan," kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Dedi Nursyamsi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan kata kuncinya adalah strategi layanan irigasi, dalam artian bahwa irigasi tersebut harus dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP). "Awalnya satu kali menjadi dua kali, dua kali menjadi tiga kali serta meningkatkan produktivitas tanaman," ungkapnya.

Hal itu diutamakan untuk peningkatan produksi padi/beras dan komoditas lainnya yang posisinya ada di daerah irigasi. Selain itu, pendekatan yang dilakukan di antaranya melalui Climate Smart Agriculture atau CSA, yaitu implementasi teknologi yang input-nya rendah tetapi dapat mendongkrak produktivitas dan risiko lingkungannya sangat minimal.

Sementara itu, penjabat Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Dyah Susilokarti mengatakan arah kebijakan Pengembangan Jaringan Irigasi tahun 2020-2024, yaitu memenuhi dan meningkatkan ketersediaan air pada lahan sawah dengan pembangunan Infrastruktur irigasi, yang berdampak pada peningkatan IP dan produktifitas pangan.

Kegiatan irigasi pertanian untuk percepatan tanam dan peningkatan indeks pertanaman, di antaranya irigasi perpompaan, yaitu sistem irigasi dengan menggunakan pompa air yang pendistribusiannya melalui saluran terbuka maupun tertutup.

"Sedangkan irigasi perpipaan yaitu sistem irigasi secara gravitasi yang pendistribusiannya menggunakan pipa atau selang," jelasnya.

Jaringan Irigasi

Dyah menambahkan embung berfungsi menahan dan menampung aliran air yang bersumber dari mata air, curah hujan, sungai dan sumber air lainnya dengan meninggikan muka air dan rehabilitasi jaringan irigasi. Jaringan irigasi ini berfungsi sebagai prasarana pelayanan air irigasi dalam petak tersier yang terdiri dari saluran tersier, saluran kuarter dan saluran pembuang, boks tersier, boks kuarter serta bangunan pelengkapnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk memaksimalkan perairan pertanian di sejumlah wilayah karena air merupakan kebutuhan utama dalam meningkatkan produksi di saat Indonesia dan juga dunia menghadapi cuaca ekstrem akibat fenomena alam El Nino yang cukup panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.