Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keamanan Informasi Jerman Akui Negaranya Tak Siap Lawan Ancaman Siber

📅 Senin, 01 Apr 2024, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keamanan Informasi Jerman Akui Negaranya Tak Siap Lawan Ancaman Siber Doc: ANTARA/Pexels/Sora Shimazaki
Ket. Ilustrasi - Serangan siber.

MOSKOW - Kepala Kantor Federal untuk Keamanan Informasi (BSI) Jerman, Claudia Plattner mengakui bahwa Jerman belum siap melawan ancaman keamanan siber yang ada saat ini sebagaimana dilaporkan Sputnik, Senin (1/4).

Plattner menilai pihak berwenang perlu bertindak sejak detik pertama untuk mencegah serangan siber terhadap infrastruktur penting. Pihak terkait disebutnya juga harus memiliki gambaran yang lebih besar mengenai situasi penyerangan siber.

"Jika perlu, tim krisis harus dibentuk dan kemampuan pemerintah federal serta otoritas negara bagian harus digabungkan. Kami belum siap untuk semua ini hari ini. Koordinasi seperti itu belum berhasil," kata Kepala BSI itu.

Tak hanya itu, ia juga berpendapat bahwa pejabat yang berwenang tidak boleh dipaksa untuk menelepon satu sama lain berkali-kali untuk mengetahui apa yang terjadi dan di negara bagian mana serangan siber itu terjadi.

"Tidak ada struktur yang dapat menjamin kemampuan kita untuk mengoordinasikan tindakan kita dalam situasi krisis seperti ini," ucapnya.

Pada 1 Maret, Margarita Simonyan, pemimpin redaksi grup media induk Sputnik,Rossiya Segodnya menerbitkan pembacaan percakapan antara empat perwira militer Jerman yang membahas potensi serangan terhadap Jembatan Krimea Rusia dengan rudal jarak jauh Taurus.

Pembicaraan yang berlangsung pada 19 Februari itu melibatkan Inspektur angkatan udara Jerman Ingo Gerhartz, Brigjen Frank Graefe, kepala departemen operasi dan latihan di komando angkatan udara di Berlin, dan dua pegawai pusat operasi udara Komando Luar Angkasa Bundeswehr.

Menanggapi laporan itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz menjanjikan penyelidikan menyeluruh dan cepat atas bocoran percakapan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.