Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Gorontalo Diimbau Bijak Gunakan Media Sosial

📅 Jumat, 29 Mar 2024, 07:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Gorontalo Diimbau Bijak Gunakan Media Sosial Doc: ANTARA/Zulkifli Polimengo
Ket. Kapolresta Gorontalo Kota saat menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu.

Gorontalo - Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Gorontalo Kota Provinsi Gorontalo Kombes Pol. Ade Permana mengimbau warga untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial.

Kombes Pol.Ade Permana di Gorontalo, Kamis mengatakan beberapa pekan terakhir khususnya di wilayah Kota Gorontalo terjadi sejumlah kasus yang mengarah pada ujaran kebencian di media sosial.

"Kita harus bisa mengendalikan diri untuk tidak menebar kebencian dengan membuat tulisan atau foto yang dapat meresahkan masyarakat," kata Kapolresta.

Imbauan ini patut disampaikan kepada masyarakat karena berdasarkan catatan yang ada, sepanjang bulan Maret 2024 pihaknya telah mengamankan empat orang warga terkait kasus penyebaran ujaran kebencian, melalui unggahan dan komentar di media sosial.

Dalam penggunaan media sosial pihaknya mengingatkan warga khususnya di wilayah hukum Polresta Gorontalo Kota untuk mengedepankan etika.

Kapolresta mengatakan hal ini harus disampaikan karena dirinya tidak ingin warga Kota Gorontalo terjerat hukum hanya karena menuliskan kata-kata yang tidak pantas apalagi yang disebarkan melalui media sosial tidak memiliki dasar bukti yang cukup, atau tanggapan negatif terhadap institusi, perorangan dengan tuduhan-tuduhan yang dapat merugikan pihak tertentu.

"Kami juga rutin melakukan patroli di media sosial dan akan menindak tegas para pelanggar Undang-undang informasi dan transaksi elektronik," kata Kapolresta.

Ia meyakinkan bahwa barang siapa yang dengan sengaja dan sadar menuliskan status atau berkomentar di media sosial sehingga ada yang merasa terhina dan dicemarkan nama baiknya, dapat diancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.