Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Memalukan, Mantan Pelatih Tiongkok Mengaku Terima Suap Rp158,7 Miliar

📅 Kamis, 28 Mar 2024, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memalukan, Mantan Pelatih Tiongkok Mengaku Terima Suap Rp158,7 Miliar Doc: Antara/AFP/WANG ZHAO
Ket. Foto arsip - Li Tie saat masih menjadi pelatih tim nasional Tiongkok ketika menghadiri sebuah jumpa pers di Beijing pada 5 Januari 2020.

Jakarta - Mantan pelatih tim nasional sepak bola Tiongkok yang juga eks pemain Everton, Li Tie, mengaku bersalah telah menerima suap sekitar 10 juta dolar AS (Rp158,7 miliar), kata pengadilan Tiongkok seperti dikutip AFP pada Kamis.

Mantan bosnya, yang juga ketua Asosiasi Sepak Bola Tiongkok, Chen Xuyuan, sudah divonis penjara seumur hidup pekan ini karena menerima suap senilai 11 juta dolar AS (Rp174,6 miliar).

Pria yang melatih Tiongkok dari Januari 2020 hingga Desember 2021 itu dituduh memberi dan menerima suap, serta ikut serta dalam pengaturan skor, kata pengadilan Provinsi Hubei.

Li menerima suap lebih dari Rp158,7 miliar sejak 2017 hingga 2021, termasuk selama bekerja sebagai pelatih klub Zall di Wuhan, kata pengadilan Hubei itu.

"Li Tie mengaku bersalah dan menyatakan menyesal," kata pengadilan, yang akan segera mengumumkan vonis terhadap Li.

Li pernah bermain di Liga Premier sebanyak 34 kali dari 2002 sampai 2004. Dia juga tampil dalam sebuah film dokumenter yang ditayangkan oleh televisi pemerintah CCTV pada Januari yang mengisahkan korupsi yang merajalela dalam sistem sepak bola Tiongkok.

Li mengaku telah menyuap hampir Rp6,6 miliar untuk mengamankan posisi pelatih kepala, dan turut mengatur skor pertandingan ketika menjadi pelatih klub di Liga Super Tiongkok.

"Saya menyesal sekali. Saya seharusnya mengikuti jalan yang benar," kata Li, yang pernah memperkuat Tiongkok dalam 100 pertandingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.