Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selesai Direkonstruksi, Dua Pelabuhan Palu Segera Diresmikan

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 14:25 WIB | Oleh:
Selesai Direkonstruksi, Dua Pelabuhan Palu Segera Diresmikan Doc: istimewa
Ket. Foto udara pelabuhan di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), yang bakal diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diagendakan pada 27 Maret 2024, di Palu, Senin (25/3/2024).

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah (Ditjen Hubla) menyelesaikan program rehabilitasi dan rekonstruksi pelabuhan-pelabuhan di Teluk Palu, Sulawesi Tengah, pasca bencana gempa bumi pada 28 September 2018.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengembalikan fungsi pelayanan dan operasional optimal serta meningkatkan kapasitas dan efisiensi sektor perhubungan laut di wilayah tersebut. Pelabuhan-pelabuhan yang telah direhabilitasi dan direkonstruksi adalah Pelabuhan Pantoloan dan Pelabuhan Wani.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi, menyatakan bahwa pembangunan ini adalah salah satu langkah strategis untuk mendukung pemulihan ekonomi dan infrastruktur pasca bencana alam yang menghantam wilayah Sulawesi Tengah.

"Kedua pelabuhan tersebut rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 27 Maret mendatang. Ini menjadi tonggak penting dalam memulihkan perekonomian di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, serta daerah-daerah lainnya yang berperan sebagai penyangga ibukota Provinsi Sulawesi Tengah," ujar Antoni dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/3).

Adapun fasilitas-fasilitas tersebut meliputi pembongkaran/replacement struktur eksisting yang rusak dan pekerjaan pembangunan fasilitas pelabuhan sisi laut dan sisi darat seperti pembangunan dermaga beserta Apron dermaga, area cargo multipurpose, terminal penumpang, gedung kantor KSOP berserta fasilitas publik lainnya.

Antoni mengungkapkan sebagaimana amanat Presiden melalui Inpres Nomor 10 Tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Gempa Bumi dan Tsunami di Provinsi Sulawesi Tengah dan Wilayah Terdampak Lainnya, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) untuk membenahi kerusakan infrastruktur dan fasilitas akibat bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan sekitarnya.

"Salah satu fokus kerja sama ini adalah perbaikan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas pelabuhan Kawasan Teluk Palu," katanya.

Rincian pembangunan pada setiap pelabuhan adalah sebagai berikut: 1. Pelabuhan Wani Pembangunan dermaga sepanjang 150 meter, trestle sepanjang 28 meter, gedung kantor wilker, garasi kapal negara, dan masjid. Pelabuhan Wani memiliki kapasitas layanan eksisting kargo sebesar 82.000 ton per tahun dan mampu melayani kapal terbesar 6.000 DWT. 2. Pelabuhan Pantoloan Rehabilitasi trestle sepanjang 93 meter, dermaga sepanjang 169 meter, perpanjangan struktur atas dermaga, dan gedung kantor KSOP seluas 1.500 meter persegi. Pelabuhan Pantoloan memiliki kapasitas layanan eksisting peti kemas sebesar 160.000 TEUs per tahun dan mampu melayani kapal terbesar 30.000 DWT.

Antoni menegaskan keberadaan dua pelabuhan ini di Kawasan Teluk Palu sangat penting dalam menggerakkan roda perekonomian di wilayah Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu dan Kabupaten Donggala serta daerah kabupaten lainnya sebagai penunjang ibukota Provinsi Sulawesi Tengah. Pun demikian, secara nasional tujuan dari pembangunan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas layanan pelabuhan sebagai pusat simpul aktifitas dan konektivitas logistik serta sebagai penyangga Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kementerian Perhubungan mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dalam penyelesaian program rehabilitasi dan rekonstruksi ini. Kami berharap pelabuhan-pelabuhan yang telah direvitalisasi akan menjadi tulang punggung dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah Sulawesi Tengah," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.