Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Surut, Jalur Pantura Demak-Kudus Telah Dibuka secara Total

📅 Selasa, 26 Mar 2024, 14:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Surut, Jalur Pantura Demak-Kudus Telah Dibuka secara Total Doc: antarafoto
Ket. Jalur Pantura Demak-Kudus.

DEMAK - Jalur Pantura Demak-Kudus, Jawa Tengah (Jateng) saat ini telah dibuka secara total setelah banjir surut dan akses jalan juga tidak lagi tergenang banjir.

"Sejak Senin (25/3) sore sekitar pukul 16.00 WIB, Jalan Pantura Demak-Kudus dibuka secara total," kata Kasat Lantas Polres Demak AKP Lingga Ramadhani di Demak, Selasa (26/3).

Meskipun dibuka secara penuh, dia meminta, para pengemudi untuk tetap hati-hati karena ada jalan yang dibuat kontra flow, seperti di Dukuh Kedung Banteng, Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Demak.

Di lokasi setempat, kata dia, memang masih ada genangan air sedikit, sedangkan jalannya juga di bagian tepi masih ada lumpur.

"Sebelum dibuka untuk akses kendaraan, bebatuan yang masih berserakan juga perlu diambil agar aman untuk arus lalu lintas," ujarnya.

Selain itu, kata dia, dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana juga berencana melakukan penyedotan genangan banjir, sehingga membutuhkan tempat untuk kendaraan penyedot banjir.

Di beberapa titik jalan rusak, kata dia, juga ada aktivitas perbaikan jalan rusak, terutama di kilometer 45 Jalan Demak-Kudus atau di Desa Karanganyar.

Akses Jalan Pantura Demak-Kudus kembali ditutup setelah tanggul kiri Sungai Wulan di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak, jebol pada 17 Maret 2024, sedangkan kasus serupa juga terjadi pada pertengahan bulan Februari 2024.

Bahkan, pada banjir bulan Februari 2024 terdapat sejumlah kendaraan yang terjebak dan harus menunggu banjir surut.

Selama penutupan Jalur Pantura, maka kendaraan dari arah Semarang menuju Surabaya dialihkan ke arah Mijen - Welahan - Kudus - Pati - Rembang. Alternatif lainnya melalui Godong - Grobogan - Kudus - Pati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.