Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seratus Lebih Petugas Tangani Luapan Kali Baru Kramat Jati

📅 Senin, 25 Mar 2024, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seratus Lebih Petugas Tangani Luapan Kali Baru Kramat Jati Doc: antarafoto
Ket. Banjir akibat luapan Kali Baru, Kramatjati mulai ditangani petugas.

JAKARTA - Sebanyak 144 petugas gabungan diturunkan untuk menangani luapan air Kali Baru, Simpang Hek, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, akibat intensitas hujan yang tinggi di kawasan Bogor, Jawa Barat, Senin (25/3).

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Administrasi Jakarta Timur, Wawan Kurniawan mengatakan penanganan dengan bronjong dari karung yang berisi pasir oleh petugas Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kramat Jati dan Jakarta Timur serta petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) di sisi kanan dekat Jalan Raya Bogor.

"Karung pasir ditata kembali untuk menahan aliran air yang melimpas ke Jalan Raya Bogor, sebagai penanganan awal," kata Wawan.

Sementara itu, proses pembuatan turap oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta masih berlangsung, namun pembangunan turap difokuskan pada sisi kiri yang berada di dekat permukiman warga.

"Proses pembangunan tanggul Kali Hek masih ditangani langsung oleh Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta. Jadi, kami hanya penanganan tercepat saja untuk antisipasi air yang melimpas ke Jalan Raya Bogor agar tidak mengganggu pengendara di jalan raya," jelasnya.

Penanggulangan itu berhasil membuat banjir di Simpang Hek surut, sementara lokasi lainnya yang turapnya sudah rampung tidak mengalami limpasan air.

Sementara itu, Camat Kramat Jati, Igan Muhammad Faisal, mengatakan terkait penanganan efek tanggul jebol, pihaknya mengerahkan puluhan petugas gabungan.

Mulai dari PPSU Kelurahan Tengah dan Kramati Jati, Satpol PP, Satpel Sudin Perhubungan Kecamatan Kramat Jati, Sudin Gulkarmat Jaktim, Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Sosial (P3S Dinsos) dan Polsek Kramat Jati.

"Para petugas untuk mengatur lalu lintas dan ikut membantu mendorong motor yang mati akibat genangan limpasan air di Kali Baru," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.