RI-Vietnam Sasar Penguasaan Teknologi Mutakhir
Senin, 25 Mar 2024, 10:48 WIBJAKARTA - Pemerintah mengungkapkan Indonesia dan Vietnam berencana memperkuat kemitraan ekonomi di sektor strategis melalui penguasaan teknologi mutakhir. Indonesia tertarik dengan kemajuan investasi di bidang industri mutakhir Vietnam yang berkembang pesat, seperti mobil listrik, semikonduktor, teknologi telekomunikasi dan digital, selain teknologi pertanian dan perikanan.
"Penting bagi Indonesia bermitra melalui pengembangan riset dan pengembangan (R&D), pertukaran kesempatan kerja serta pelatihan bagi talenta digital dan engineer serta saling mempermudah untuk membuka pintu investasi," ujar Deputi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi usai pertemuan bilateral dengan Deputi Menteri Luar Negeri Vietnam Nguyen Minh Hang di Nha Trang, Kota Pesisir Provinsi Khanh Noa, Vietnam, seperti dikutip dalam keterangan, Minggu (24/3).
Lebih lanjut, dia menyampaikan telah menyerahkan konsep perjanjian kemitraan melalui jalur diplomatik dan berharap dapat segera disepakati.
Perjanjian tersebut nantinya akan menjadi payung untuk mewadahi kerja sama ekonomi strategis dengan keluaran kongkrit, khususnya manfaat bagi para teknisi dan talenta digital untuk bersama-sama menguasai teknologi maju. Indonesia dan Vietnam sudah bermitra dalam beberapa forum selain Asean, seperti The Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) dan The Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) perlu memperkuat integrasi ekonomi di Asean.
Edi juga meminta bantuan Vietnam sebagai anggota Great Mekong Sub-region (GMS), yang menjadi wadah kerja sama sub-regional Asean di wilayah Asean kontinen, untuk berkomunikasi dengan mitra GMS lainnya.
Indonesia berharap segera dilakukan dialog bersama yang lebih intensif antar GMS dengan forum sub-regional Asean lainnya, yakni Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT), Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East Asean Growth Area (BIMP-EAGA).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ini Alasannya Kenapa "Pedas Level Up" Raih Dana Produksi Film dari Pemkot Semarang
-
Bukan Debu Biasa: Mitigasi Kesehatan di Tengah Erupsi Gunung Api
-
Membran Penyaring Air dari Kulit Manggis
-
DPRD DKI: Pelajar Diusulkan Jadi Penerima Kartu Layanan Gratis Transjakarta
-
Keajaiban di Tengah Bencana Nepal, 2 Pekerja PLTA Selamat Setelah 9 Hari Terjebak
-
Akhir Pekan, "Jakarta Batavia" Layak untuk Dijelahi dengan Bus Atap Terbuka
-
Sengketa RDN Masuk Tahap Mediasi, PT Paramitra Alfa Sekuritas dan Nasabah Menanti Niat Baik BCA.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.