Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Legislator Soroti Pembebasan Lahan Waduk Kamal Guna Mengatasi Banjir

📅 Senin, 25 Mar 2024, 17:23 WIB | Oleh:
Legislator Soroti Pembebasan Lahan Waduk Kamal Guna Mengatasi Banjir Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Banjir setinggi 50 sentimeter melanda kawasan depan Stasiun Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (22/3).

JAKARTA - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah menyoroti kendala di lapangan dalam pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Kamal di Jakarta Barat guna mengatasi banjir di wilayah tersebut.

"Terkait Jakbar, kita ada program membangun Waduk Kamal, tapi ada beberapa catatan yang pembebasan lahannya belum selesai akhirnya anggarannya tak terealisasikan itu tahun 2022," kata Ida kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Pada 2022, Pemprov DKI sempat menganggarkan pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Kamalguna mengatasi banjir di wilayah Jakarta Barat. Kenyataannya, proyek tersebut tidak terealisasi karena kendala di lapangan.

Karenaitu,Ida mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Kejaksaan mendampingi proses pembebasan lahan di lokasi tersebut.

Diharapkan dengan pendampingan tersebut, tidak timbul persoalan hukum di kemudian hari.
"Saya berharap ada pendampingan, jadi tidak ada masalah lahan yang dibeli di kemudian hari," katanya.

Dia juga menyoroti banjir di kawasan Tegal Alur, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Kondisi genangan tak kunjung surut dalam waktu 24 jam.

Karena itu, dia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera mengevaluasi penanganan banjir ketika cuaca ekstrem dengan menyiapkan lebih banyak waduk hingga polder.

"Ternyata, kita memang butuh tempat lain agar dibuat tampungan, polder, yang bisa membuat, kalaupun hujan terjadi sangat ekstrem tidak butuh waktu lama menangani genangan airnya," ujarnya.

Dalam rapat kerja bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ida meminta agar dilaksanakan pembangunan penampungan air dalam APBD 2025.

Hingga kini Jakarta belum memiliki kolam tampungan yang memadai untuk mengatasi banjir akibat curah hujan tinggi.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebutkan ada beberapa konsep untuk penanggulangan banjir di Jakarta. Salah satunya membangun embung (waduk kecil).

Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI berencana membangun 12 waduk, situ, embungdan empang di tahun 2024.

Delapan dari 12 perencanaan itu merupakan lanjutan dari pembangunan di tahun-tahun sebelumnya.

Adapun rinciannya, yakni Waduk Kampung Rawa Malang, Waduk Marunda (lanjutan), Waduk Kali Cipinang Kelurahan Dukuh (lanjutan), embung di Jalan Penganten Ali 3 (lanjutan) dan embung di Jalan H Dogol (lanjutan).

Waduk Kompleks Puspalad, Cakung Barat (lanjutan), Embung Jalan Mesjid 3 (Embung Bau Bangkong), Cipayung (lanjutan) dan RTH Kampung Dukuh, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati (lanjutan).

Lalu, Embung Pekayon, Pasar Rebo (lanjutan), Waduk Jalan Kaja II, Embung Pemuda dan Embung SD 01 Pesanggrahan. Hingga kini sebanyak 147 waduk, situ, embungdan empang telah terbangun di wilayah DKI Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.