Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, RI dan Vietnam Jajaki Peluang Kerja Sama Agrikultur

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, RI dan Vietnam Jajaki Peluang Kerja Sama Agrikultur Doc: ANTARA/HO-KemenKopUKM
Ket. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat melakukan pertemuan dengan Ketua Komite Rakyat Provinsi Dak Lak, Hyim Kdoh, Jumat (22/3/2024).

Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menjajaki kerja sama sektor agrikultur dan akuakultur dengan Vietnam, yang melibatkan koperasi dan UKM untuk memperkuat kedudukan posisi Indonesia dan Vietnam di Asia Tenggara.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat melakukan pertemuan dengan Ketua Komite Rakyat Provinsi Dak Lak, Hyim Kdoh, Jumat, mengatakan Indonesia dan Vietnam memiliki peranan penting dalam sektor agrikultur dan akuakultur di kawasan.

"Kami terbuka untuk bekerja sama dengan Vietnam dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas produk pertanian dan perikanan di kedua negara," kata Teten, dikutip dari siaran pers yang dirilis KemenKopUKMdi Jakarta, Jumat.

Teten menuturkan berbagai peluang kerja sama yang ingin dieksplorasi, antara lain modernisasi ekosistem bisnis agrikultur dan akuakultur melalui digitalisasi, riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk pertanian dan perikanan di pasar global, dan pengembangan model bisnis dan kemitraan rantai pasok perikanan dan pertanian di kawasan.

Ia menyebutkan beberapa komoditas yang sedang dikembangkan di Indonesia, antara lain adalah rumput laut, udang, sidat, sawit, kelapa, jahe merah, padi, buah-buahan, bambu dan rotan.

Sementara itu, fokus pengembangan komoditas sektor akuakultur di Vietnam ada ikan baramundi, udang dan lobster.

Teten menyebut komoditas pertanian seperti durian, mangga, dan nangka, yang juga banyak ditanam di Indonesia, juga menawarkan peluang kerja sama yang menjanjikan antara Indonesia dan Vietnam.

"Kebijakan Pemerintah Indonesia saat ini adalah mendorong hilirisasi produk-produk berbasis sumber daya alam, termasuk komoditi agrikultur dan akuakultur. Ada beberapa komoditas unggulan di sektor agrikultur dan akuakultur yang dibudidayakan di kedua negara, hal ini menjadi baik untuk dikerjasamakan dan ditingkatkan kualitas produksinya," ujar Teten.

Menurut Teten, melalui hilirisasi akan menghasilkan lapangan pekerjaan berkualitas yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan per kapita.

"Harapan ke depan, tidak ada lagi kegiatan perikanan dan pertanian perseorangan, kecil-kecil, tidak berskala ekonomi dan tidak terancang, semuanya harus didesain" ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.