Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Gempa Tuban, 5 Bangunan Roboh di Surabaya

📅 Sabtu, 23 Mar 2024, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dampak Gempa Tuban, 5 Bangunan Roboh di Surabaya Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Sejumlah petugas memantau kondisi bangunan rumah yang roboh di Jalan Ngaglik, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).

SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mencatat sebanyak lima bangunan roboh terdampak gempa yang berpusat di 132 kilometer Timur Laut Tuban, Jawa Timur.

Adapun bangunan yang roboh, di antaranya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewandi, bangunan kosong di Jalan Tambak Adi, RS Unair, rumah di Jalan Ngaglik, dan gedung di Jalan Kenjeran Surabaya.

Kepala BPBD Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro di Surabaya, Jumat (23/3), mengatakan bahwa catatan tersebut masih bersifat sementara, karena saat ini semua tim masih menyisir dan mencatat.

"Kami akan terus berkeliling untuk melihat-lihat, terutama di gedung-gedung tinggi, objek vital, seperti rumah sakit dan mal-mal," ucapnya.

Dampak gempa tersebut, kata Hebi, selain bangunan, ada juga korban jiwa yang mengalami dislokasi kaki kanan.

"Atas nama Mohayaroh, warga Kenjeran, dia terkena material bangunan di Jalan Tambak Adi," katanya.

Hebi menjelaskan saat petugas sampai dilokasi, langsung melakukan kordinasi dengan warga sekitar dan menutup akses jalan di tempat kejadian perkara.

"Bangunan yang roboh itu kosong, tidak berpenghuni, korbannya seorang pengendara yang kebetulan melintas dan langsung dibawa ke RS Soewandi," ujarnya.

Sementara untuk bangunan lainnya, kata Hebi, ada yang masih belum tertangani, karena sesuatu hal.

"Salah satu rumah di Nganglik itu pemilik rumahnya masih di luar kota, yang gedung di Kenjeran itu kacanya ada yang pecah, juga belum tertangani," tuturnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga belum mengetahui total kerugian akibat dampak gempa yang terjadi berulang kali tersebut."Setelah ada laporan akan kami sampaikan," tuturnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat bisa melaporkan jika ada yang terdampak gempa di Laut Timur Tuban tersebut.

"Yang paling penting, jika ada yang melihat atau butuh evakuasi segera laporkan, akan kami evakuasi," ucap Hebi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.