Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Babel dan BI Batasi Penukaran Uang Tunai Lebaran, Ini Alasannya

📅 Kamis, 21 Mar 2024, 11:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Babel dan BI Batasi Penukaran Uang Tunai Lebaran, Ini Alasannya Doc: ANTARA/HO-Aprionis/Mega
Ket. Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Safrizal.

PANGKALPINANNG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Bank Indonesia Kepulauan Babel membatasi penukaran uang kertas baru, guna memenuhi kebutuhan uang tunai dalam rangka Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2024.

"Penukaran uang baru ini dibatasi yaitu masing-masing masyarakat hanya dapat menukarkan maksimal Rp4.000.000," kata Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Safrizal ZA di Pangkalpinang, Kamis (21/3).

Ia mengatakan peluncuran Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024 telah dilakukan Rabu (20/3) dan Bank Indonesia Kepulauan Babel telah menyiapkan Rp1,6 triliun untuk melayani masyarakat menukarkan uang Rupiah baru menyambut Hari Raya Idul Fitri 2024.

"Kita lihat animonya, apabila masyarakat sangat antusias menukarkan uang baru maka kita minta BI menambah jadwal dan jumlah uang baru untuk ditukarkan masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, penukaran uang baru ini, masyarakat juga bisa menukarkan uang baru ke bank-bank lainnya dan diharapkan perputaran uang menjelang lebaran ini dapat meningkat.

"Biasanya sektor UMKM bergerak dan juga sektor lainnya bersifat konsumtif juga meningkat, karena meningkatnya kebutuhan masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri," katanya.

Kepala BI Babel Rommy Sariu Tamawiwy mengatakan penukaran uang Rupiah baru ini, BI melihat sejumlah bank umum hingga ke kabupaten dan kota dan juga turut membuka layanan dengan kas keliling.

"Uang Rupiah baru yang kami siapkan untuk lebaran 2024 ini senilai Rp1,6 triliun yang tersebar di 15 titik kas keliling di Bangka Belitung yang sudah kami edarkan ke berbagai Bank yang ada di Provinsi Kepulauan Babel dan kami juga membuka layanan kas keliling," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

38 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.