Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Dampingi Pelaku UMKM di Aceh Barat Daya untuk Tingkatkan Kualitas Produk

📅 Kamis, 21 Mar 2024, 00:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Dampingi Pelaku UMKM di Aceh Barat Daya untuk Tingkatkan Kualitas Produk Doc: ANTARA/M Haris SA
Ket. Arsip foto - Pelaku UMKM menjajakan produknya di ajang pasar rakyat di Banda Aceh.

Banda Aceh - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan memberikan pendampingan kepada pelakuusaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu untuk meningkatkan kualitas produk.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Aceh Barat Daya Amri AR di Banda Aceh, Rabu, mengatakan peningkatan kualitas tersebut untuk meningkatkan daya saing produk-produk UMKM di kabupaten di pesisir barat selatan Provinsi Aceh tersebut.

"Produk yang berkualitas dapat meningkatkan nilai jual. Karena itu, kami terus mendorong UMKM di Aceh Barat Daya untuk terus meningkatkan kualitas produk," katanya.

Amri AR menyebutkan UMKM di Kabupaten Aceh Barat Daya banyak memproduksi produk-produk makanan seperti keripik, kue kering dan lainnya. Produk-produk tersebut dihasilkan usaha UMKM yang sifatnya masih industri rumahan.

Dinas Koperasi Perdagangan dan UKM, kata dia, terus memberikan pendampingan agar produk yang dihasilkan industri rumahan tersebut berkualitas. Di antaranya dimulai dengan penggunaan bahan baku hingga pengepakan.

Pengepakan ini juga menjadi penting. Pengepakan dibuat harus semenarik mungkin, sehingga menjadi daya tarik konsumen untuk membelinya. Dan yang terpenting, cita rasa untuk produk kuliner harus nomor satu, kata Amri AR

"Percuma kalau pengepakan terlihat bagus, tetapi cita rasanya tidak memuaskan konsumen. Begitu juga sebaliknya, kulinernya enak, tetapi pengepakan tidak menarik. Jadi keduanya harus bermutu," kata Amri AR.

Selain peningkatan mutu produk, Amri AR juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan media sosial sebagai tempat mempromosikan produk. Selain jangkauannya luas, promosi melalui media sosial juga lebih efisien.

"Media sosial menjadi tempat paling efektif mempromosikan dan memasarkan produk UMKM selain cara konvensional. Namun, pemanfaatan media sosial sebagai tempat promosi dan pemasaran produk harus dilandasi kejujuran dan saling percaya," kata Amri AR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.