Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Batang Kebut Perbaikan Jalan Rusak Menuju Sejumlah Destinasi Wisata

📅 Kamis, 21 Mar 2024, 16:42 WIB | Oleh:
Pemkab Batang Kebut Perbaikan Jalan Rusak Menuju Sejumlah Destinasi Wisata Doc: ANTARA/Kutnadi
Ket. Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang sedang mengaspal jalan di objek wisata Kecamatan Bandar, Kamis (22/3).

BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengebut perbaikan ruas jalan utama menuju ke sejumlah destinasi wisata yang rawan menimbulkan kecelakaan maupun kemacetan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang Nursito di Batang, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya memastikan infrastruktur jalan menuju objek wisata yang mengalami kerusakan akan secepatnya diperbaiki apalagi menjelang Lebaran.

"Namun demikian, tentunya perbaikan jalan menuju objek wisata akan dilakukan bertahap. Beberapa titik potensial yang rawan menjadikan pusat kemacetan dan kecelakaan kini sudah mulai diperbaiki," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan Endro Suryono mengatakan
sejumlah objek wisata yang kini menjadi perhatian utama adalah yang berada di wilayah Kecamatan Bandar dan Gerlang yang menuju ke arah Dieng.

"Jalan yang menuju Bandar dan Gerlang masih ada jalan berlubang yang perlu diperbaiki agar nantinya pemudik maupun wisatawan tetap merasa nyaman berkendara menuju objek wisata di wilayah itu," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Batang Yarsono menerangkan pihaknya telah mengedarkan petunjuk pada pengelola objek wisata agar lebih mempersiapkan kondisi infrastruktur penunjang yang sesuai standar operasional prosedur.

Selain itu, kata dia, pengelola objek wisata juga harus memastikan kelaikan wahana, kewaspadaan pada musim hujan, gelombang laut, longsor, dan banjir karena pada saat libur Lebaran 2024 dipastikan banyak pengunjung berkunjung ke beberapa objek wisata.

"Kami berharap pengelola objek wisata menyiapkan hal itu dan mengedepankan sikap ramah dalam pelayanan, serta menerapkan Sapta Pesona," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.