- Home
-
- Luar Negeri
-
- Sekjen NATO: Perubahan Ikl...
Sekjen NATO: Perubahan Iklim Merusak Keamanan Global
Senin, 18 Mar 2024, 14:07 WIBBAKU - Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada Minggu (17/3) menekankan perlunya memerangi pemanasan global, dan menyebut perubahan iklim sebagai "pengganda krisis" yang berdampak pada keamanan global.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam konferensi pers di Baku bersama Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, yang negaranya kaya energi akan menjadi tuan rumah Konferensi Perubahan Iklim PBB COP29 pada bulan November.
Memuji Azerbaijan atas peran penting dalam menyalurkan gas (alam) kepada sekutu-sekutu utama NATO, Stoltenberg mengatakan "tantangannya adalah dunia membutuhkan energi, namun pada saat yang sama kita perlu melawan pemanasan global."
"Kita perlu menyelaraskan kebutuhan energi dan lingkungan," katanya. "Perubahan iklim penting bagi keamanan, penting bagi NATO."
"Perubahan iklim adalah pengganda krisis, dan kami melihat dampak perubahan iklim di seluruh dunia."
Stoltenberg juga memuji Azerbaijan karena berinvestasi pada energi alternatif, dan menekankan "potensi besar" negara tersebut sebagai pemasok tenaga air dan tenaga surya ke pasar Eropa.
Keputusan untuk mengadakan pertemuan puncak iklim di Azerbaijan, negara produsen minyak dan gas, dikritik oleh kelompok lingkungan hidup.
Namun negara Kaspia yang dikontrol ketat ini berupaya mengubah reputasinya sebagai negara otoriter yang menimbulkan polusi.
Aliyev mengatakan, meskipun negaranya adalah "pemasok gas pan-Eropa", negaranya memiliki agenda transisi ramah lingkungan yang ambisius.
Ia mengatakan terpilihnya Azerbaijan sebagai tuan rumah COP 29 pada 11-24 November merupakan "tanda pengakuan atas upaya kami dalam transisi ramah lingkungan."
Tahun 2024 akan menjadi tahun kedua berturut-turut COP29 diselenggarakan oleh raksasa minyak, konferensi tahun 2023 diadakan di Uni Emirat Arab.
Menambah kontroversi, kepemimpinan konferensi tersebut telah dipercayakan kepada Mukhtar Babayev, mantan eksekutif perusahaan minyak negara Azerbaijan, SOCAR.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Badan Pegal-pegal dan Otot Tak Seimbang? Ini 4 Kebiasaan yang Harus Anda Perbaiki
-
Trump Menarik 5.000 Tentara dari Jerman Setelah Berselisih dengan Kanselir Merz
-
BI Percaya Diri, Inflasi 2026–2027 Tetap Jinak di Kisaran Target
-
Tiket Kereta Final Piala Dunia Tembus 2,4 Juta Rupiah, Fans Sebut “Tidak Masuk Akal”
-
Presiden Prabowo Terbang ke Rusia, Agendakan Pertemuan Khusus dengan Vladimir Putin
-
Bus Jamaah Haji Surabaya Menabrak Bus Jamaah Jakarta di Madinah, Ini Kronologi yang Diterima!
-
Wacana Kontroversial: Utusan Donald Trump Usulkan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.