Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Tol Japek II Diharapkan Urai Kemacetan Mudik Lebaran

📅 Senin, 18 Mar 2024, 10:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Tol Japek II Diharapkan Urai Kemacetan Mudik Lebaran Doc: ANTARA/Risky Andrianto
Ket. Suasana jalan Tol layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019).

PURWAKARTA - Pembangunan jalan tol Japek (Jakarta Cikampek) II Selatan yang menghubungkan jalan tol lingkar luar jakarta, jalan tol Purbaleunyi Sadang sampai Purwakarta diharapkan dapat mengurai kemacetan dalam menghadapi Idul Fitri 2024.

"Kita harapkan agar pembangunan tol Cikampek 2 ini bisa sesuai dapat diselesaikan dan dapat dimanfaatkan karena kita mengetahui bahwa kondisi arus lalu lintas yang ada saat ini sudah sangat krodit dan sangat tinggi tingkat kemacetannya yang kita harapkan dengan jadinya fungsional jalan tol Cikampek 2 ini bisa dapat mengurai kemacetan," ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darnawan Arash (AIA) usai memimpin tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR ke Purwakarta, Jumat (15/3), dikutip dari media resmi DPR RI, Parlementaria.

AIA menjelaskan, Proyek Stategi Nasional (PSN) jalan Tol Japek II Selatan membentang sepanjang 64 kilometer yang melintasi kota Bekasi, Karawang, dan kabupaten Purwakarta terbagi dalam tiga paket dengan total investasi sekitar Rp14,69 triliun. Kurang lebih Rp10 triliun ini dipergunakan untuk pembebasan lahan.

"Pembangunan jalan tol ini berada di daerah perkotaan sehingga pembiayaannya lebih banyak pembiayaan pembebasan lahan dibandingkan biaya konstruksinya jadi berbeda dengan jalan-jalan tol yang ada di wilayah kabupaten/kota, ini menyebabkan kenapa angka tersebut bisa mencapai Rp14 triliun lebih, kita mengharapkan agar koordinasi dengan pemerintah daerah agar dalam pembebasan lahannya juga dapat diselesaikan," terang AIA.

Legislator Fraksi P-Gerindra ini berharap dalam pembangunan jalan Tol Japek II Selatan ada pemerataan pemberdayaan untuk pengelolaan rest area di wilayah-wilayah tertentu. "Sebisa mungkin untuk rest area melibatkan pengusaha-pengusaha lokal ataupun orang-orang lokal sehingga kemudian itu bisa ada keadilan di wilayah ini dan bisa juga berpengaruh pada peningkatan pemutaran ekonomi di wilayah," pungkas AIA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Olahraga
Janice/Hunter Melaju ke Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.