Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumania Dapat Subsidi dari Uni Eropa untuk Energi Terbarukan

📅 Minggu, 17 Mar 2024, 12:40 WIB | Oleh:
Rumania Dapat Subsidi dari Uni Eropa untuk Energi Terbarukan Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Komisi Eropa telah menyetujui skema senilai 3 miliar Euro bagi Rumania untuk mendukung pembangunan dan pengoperasian fasilitas fotovoltaik surya dan ladang angin daratan. Mekanisme ini akan mendorong transisi menuju ekonomi nol bersih yang sejalan dengan Rencana Industri Green Deal.

Skema ini disetujui di bawah Kerangka Kerja Krisis dan Transisi Sementara untuk bantuan negara. Komisi meluncurkannya setahun yang lalu untuk mendukung langkah-langkah di sektor-sektor yang menjadi kunci untuk mempercepat transisi hijau dan mengurangi ketergantungan bahan bakar.

Bantuan ini akan diberikan melalui proses penawaran yang kompetitif pada akhir tahun 2025, menurut pengumuman tersebut.

Badan eksekutif Uni Eropa menambahkan bahwa bantuan ini akan diberikan dalam bentuk kontrak dua arah untuk perbedaan (CfD). Harga kesepakatan akan ditentukan melalui prosedur penawaran (pay as bid) dan harga referensi akan dihitung sebagai rata-rata tertimbang output bulanan dari harga pasar listrik di pasar-pasar sehari sebelumnya.

Ketika harga referensi berada di bawah harga kesepakatan, penerima berhak menerima pembayaran sebesar selisih antara kedua harga tersebut. Namun, ketika harga referensi di atas harga kesepakatan, penerima harus membayar selisihnya kepada otoritas Rumania.

Margrethe Vestager, Wakil Presiden Eksekutif yang bertanggung jawab atas kebijakan persaingan usaha, mengatakan bahwa skema senilai tiga miliar Euro ini akan memungkinkan Rumania untuk mendukung penyebaran pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga angin di daratan.

"Penggunaan kontrak untuk perbedaan memberikan insentif untuk peluncuran cepat sumber energi terbarukan dan mencegah kompensasi yang berlebihan. Skema ini juga akan berkontribusi untuk mengurangi ketergantungan Rumania pada bahan bakar fosil impor," kata Vestager, dikutip dari Balkan Green Energy News, Senin (11/3).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.