Harga Emas Alami Penurunan Seiring Penguatan Dolar AS
Sabtu, 16 Mar 2024, 05:55 WIBJakarta - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan pada Kamis pagi (Jumat) karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April tercatat menurun 6,00 dolar AS atau 0,28 persen menjadi ditutup pada 2.161,50 dolar AS per ounce.
Setelah reli tajam pada pekan lalu, emas membutuhkan koreksi dan konsolidasi.
Data ekonomi yang dirilis pada Jumat (15/3) beragam. Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri AS naik 0,1 persen pada Februari setelah turun dua bulan.
Kemudian, indeks sentimen konsumen dari University of Michigan mencatat penurunan menjadi 76,5 di Maret, sedikit di bawah angka Februari yang sebesar 76,9.
Adapun indeks kondisi bisnis Empire State The Fed New York yang mengukur aktivitas manufaktur di negara bagian tersebut menurun 18,5 poin di Maret menjadi negatif 20,9.
Lebih lanjut, Federal Reserve akan mengadakan pertemuan kebijakan moneter Maret pada Selasa (19/3) dan diakhiri pada Rabu (20/3) dengan pengumuman.
Terkait logam mulia perak, untuk pengiriman Mei meningkat 32,10 sen atau 1,28 persen menjadi ditutup pada 25.381 dolar AS per ounce. Harga platinum untuk pengiriman April meningkat 7,80 dolar AS atau 0,97 persen ditutup menjadi 943,50 dolar AS per ounce.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kadin: Ekspor Indonesia Masih Positif, Tantangan Besar Ada pada Lonjakan Impor 2026
-
Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Jumat 16 Oktober
-
Lombok Barat Diguncang Gempa dengan Magnitudo 5,2, Bagaimana Kondisi Terkini?
-
Rinjani Travel Mart Menggeliat, Transaksi Ditarget Rp20 Miliar
-
Presiden Prabowo Lantik Pratikno dan Hatta Rajasa sebagai Ketua dan Wakil Ketua Wantimpres
-
KPK Dalami Dugaan Uang Rp50 Juta-Rp500 Juta dari Bos Tempo Scan ke Silmy Karim.
-
Janice Tjen Tersingkir dari China Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.