Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Menlu Tiongkok Wang Yi Akan Berkunjung ke Australia dan Selandia Baru

📅 Jumat, 15 Mar 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Menlu Tiongkok Wang Yi Akan Berkunjung ke Australia dan Selandia Baru Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Kamis (14/03/2024).

Beijing - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi akan melakukan kunjungan kerja ke Australia dan Elandia Baru pada 17-21 Maret 2024.

"Atas undangan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters dan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, Menteri Luar Negeri Wang Yi akan melakukan kunjungan resmi ke Selandia Baru dan Australia pada 17 hingga 21 Maret 2024," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Kamis.

Dalam kunjungan ke Australia, Wang Yi direncanakan akan menghadiri Dialog Luar Negeri dan Strategis Tiongkok-Australia ke-7 bersama dengan Menlu Australia Penny Wong.

"Tahun ini juga menandai peringatan 10 tahun kunjungan kenegaraan Presiden Xi Jinping ke Selandia Baru dan Australia sekaligus peringatan 10 tahun kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Selandia Baru dan Tiongkok-Australia," tambah Wang Wenbin.

Setelah kunjungan sebelumnya ke Selandia Baru dan Australia pada 2017 lalu, kunjungan Menlu Wang Yi kali ini akan mengawali dialog tingkat tinggi antara Tiongkok dan kedua negara.

"Selama kunjungan tersebut, Menlu Wang Yi dan para menlu serta pemimpin kedua negara akan melakukan pertukaran pandangan yang luas dan mendalam mengenai hubungan bilateral serta isu-isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama," ungkap Wang Wenbin.

Tiongkok, menurut Wang Wenbin, berharap dapat bekerja sama dengan kedua negara untuk mewujudkan pemahaman bersama di antara para pemimpin, meningkatkan komunikasi strategis, memperdalam rasa saling percaya, memajukan dialog dan kerja sama mendorong pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan dalam hubungan strategis komprehensif Tiongkok-Selandia Baru dan Tiongkok-Australia sehingga berkontribusi terhadap perdamaian, stabilitas dan kemakmuran dunia.

Hubungan diplomatik Tiongkok-Australia sempat memburuk pada 2018 ketika pemerintah Australia melarang Huawei menyediakan peralatan selama peluncuran jaringan 5G. Hubungan keduanya semakin memburuk setelah Canberra menyerukan penyelidikan independen mengenai sumber COVID-19.

Tiongkok merespons dengan mengenakan tarif terhadap beberapa komoditas Australia mulai akhir 2020, namun saat ini Tiongkok telah mencabut sebagian besar batasan perdagangan sejak pemerintahan Partai Buruh yang dipimpin Perdana Menteri Albanese berkuasa pada 2 tahun lalu.

Menlu Australia Penny Wong diperkirakan akan membahas masalah konsuler, hambatan perdagangan, hak asasi manusia, pencegahan konflik dan keamanan regional selama bertemu dengan Menlu Wang Yi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.