Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diduga Terlibat Perang Sarung, Enam Remaja di Sukabumi Ini Ditangkap Polisi

📅 Jumat, 15 Mar 2024, 00:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diduga Terlibat Perang Sarung, Enam Remaja di Sukabumi Ini Ditangkap Polisi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Tim Patroli Polsek Kebonpedes menangkal enam remaja di sekitar Kampung Cikaret, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpede, Kabupaten Sukabumi, Jabar karena diduga terlibat perang sarung pada Kamis (14/3/2024).

Sukabumi - Sebanyak enam remaja ditangkap personel Polsek Kebonpedes, Resor Sukabumi Kota, yang sedang melakukan patroli keliling karena terlibat perang sarung pada Kamis malam, di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

"Enam remaja itu berinisial NRGB (19), GA (18), F (22), FAA (21), MM (23) dan MNA (19). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Kebonpedes," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo di Sukabumi, Kamis.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, penangkapan itu berawal saat Tim Patroli Polsek Kebonpedes melakukan patroli di sekitar Kampung Cikaret, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes yang mencurigai sekumpulan remaja yang tengah nongkrong.

Kemudian petugas pun melakukan pemeriksaan dan kedapatan memiliki duasarung yang telah dimodifikasi dan diisi dengan sejumlah kabel baja yang disembunyikan di dalam bagasi sepeda motor.

Tidak hanya itu, petugas pun mendapat informasi tambahan, ternyata anak baru gede (ABG) itu hendak tawuran dengan kelompok remaja lainnya.

Dengan sigap, polisi langsung menangkap keenam remaja itu dan dibawa ke Mapolsek Kebonpedes untuk dimintai keterangan. Pada kesempatan yang sama, polisi juga menyita sementara empat unit sepeda motor.

"Hingga saat ini, keenam remaja berikut barang bukti empat unit sepeda motor dan sarung yang sudah dimodifikasi masih dimintai keterangan oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Kebonpedes," katanya.

Ari mengatakan pada Bulan Suci Ramadhan 1445 H ini pihaknya memiliki sejumlah program dan menjaga kondusivitas kamtibmas, mulai Program Pas Sahur atau Patroli Sebelum Sahur, kemudian Patroli Sebelum Buka (Pas Buka).

Selanjutnya, Patroli Sebelum Subuh (Pas Subuh) dan Transid(Tarawih Antar Masjid). Program ini merupakan upaya preventif pihaknya dalam memelihara situasi kamtibmas selama Bulan Suci Ramadhan seperti mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan kamtibmas.

Selain itu, jika ada warga yang melihat atau mengetahui adanya suatu atau potensi gangguan kamtibmas dapat segera menghubungikepolisian terdekat atau menghubungi call center di 110 maupun Lapor Pak Polisi-SIAP MAS di 0811654110.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.