Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terobosan Keren, Belitung Timur Buka Kedai Pengendali Inflasi

📅 Kamis, 14 Mar 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Keren, Belitung Timur Buka Kedai Pengendali Inflasi Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Peresmian kedai pengendali inflasi di Belitung Timur, Babel, Rabu (13/3).

Manggar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) membuka kedai pengendali inflasi, untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok murah.

"Kedai pengendali inflasi ini merupakan gagasan dari tim pengendali inflasi daerah (TPID), menyikapi naiknya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok," kata Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Belitung Timur Tri Astuti, di Manggar, Rabu.

Ia menjelaskan, kedai yang berlokasi di Kios Pasar Lipat Kajang Manggar ini menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) karung 5 kilogram hanya Rp53.000, minyak goreng Rp12.500 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram dan gula pasir Rp16.000 per kilogram.

Dia mengatakan, pembelian sembako di TPID saat ini masih dibatasi terutama untuk komoditas beras SPHP dan minyak goreng. Setiap orang maksimal hanya boleh membeli dua karung beras dan dua liter minyak goreng.

"Ini kami lakukan untuk mengantisipasi penyalahgunaan, mengingat mayoritas bahan pokok yang dijual sudah bersubsidi," ujarnya.

Ia menambahkan, kedai pengendali inflasi ini sudah berbentuk koperasi yang sudah mempunyai badan hukum dan memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB). Pembentukannya merupakan hasil kolaborasi TPID dengan Perum Bulog.

"Ke depan kami akan tambah barang atau bahan kebutuhan pokok lainnya, seperti daging beku menjelang lebaran," ujarnya.

Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rommy Sariu Tamawiwy mengatakan, kedai pengendali inflasi di Belitung Timur merupakan yang pertama di Babel.

"Ini inovasi luar biasa yang dilakukan TPID Belitung Timur, harapan kami bisa menginspirasi TPID kabupaten/kota lain di Babel," ujarnya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.