Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa binaan PLN di Jembrana masuk kategori desa berkelanjutan ISSF

📅 Kamis, 14 Mar 2024, 21:45 WIB | Oleh:
Desa binaan PLN di Jembrana masuk kategori desa berkelanjutan ISSF Doc: ANTARA/HO-Humas PLN UID Bali
Ket. Dewan Juri Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) melakukan penanaman Pohon di Manistutu Camping Ground (Mantu Cager), Kabupaten Jembrana, Bali sebagai bagian dari pelestarian hutan.

Denpasar - Desa Manistutu Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, yang merupakan desa binaan PLN dalam program CSR PLN Peduli, masuk dalam penilaian kategori Pembangunan Desa Berkelanjutan (PDB) Award 2024 yang diinisiasi olehIndonesian Social Sustainability Forum(ISSF).

Desa yang memiliki jumlah penduduk 8.836 jiwa ini kini masuk sebagai kandidat untuk predikat Gold pada ajang yang diinisiasi ISSF bersama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kementerian Desa-PDTT).

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali I Wayan Udayana di Denpasar, Kamis, mengatakan dengan mengedepankan pengembangan destinasi wisata alam berkelanjutan yang disokong dengan sektor lain seperti pertanian, perkebunan, peternakan dan kehutanan ini, PLN optimistis predikat Gold dapat diraih Desa Manistutu.

Udayana menyebutkan PLN mendorong binaan dari program Corporate Social Responsibility PLN Peduli untuk dapat mengembangkan diri dan terus berimprovisasi sehingga tak hanya mampu berprestasi di tingkat lokal, namun juga nasional.

"Keikutsertaan Desa Manistutu di ajang ini menjadi satu pembuktian melalui pengakuan terhadap potensi yang terus menerus dikembangkan oleh seluruh tim," ucapnya.

Keterlibatan PLN sendiri dalam pengembangan Desa Manistutu dimulai pada tahun 2023 dengan fokus pada pengembangan kualitas pendidikan melalui kelompok belajar Umah Melajah.

Tak berhenti di situ, PLN juga melanjutkan kegiatan pemberdayaan dengan mengembangkan kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) umah manis, serta infrastruktur pariwisata berbasis hutan dan pengembangan bank sampah.

Udayana menyebutkan pengembangan yang dilakukan tujuannya untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan.

Selain itu, pengembangan UMKM juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi produk-produk yang menjadi unggulan di desa tersebut.

"Pariwisata juga dikembangkan dengan menambah infrastruktur pendukung sehingga wisatawan betul-betul tertarik untuk berkunjung menikmati berbagai kegiatan yang disajikan oleh Desa Manistutu," kata Udayana.

Sebelumnya, Desa Manistutu berhasil masuk dalam 10 besar desa wisata terbaik nasional kategori souvenir pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2023. Dalam ajang yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia, Desa Manistutu berhasil mengungguli ribuan desa se-Indonesia setelah terlebih dahulu masuk dalam 75 besar.

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pagubungan Desa Manistutu I Ketut Master menyampaikan penilaian yang dilakukan itu merupakan buah kerja sama antara Desa Manistutu dan PLN.

Melalui dukungan seluruh pihak, kemajuan Desa Manistutu khususnya di sektor pariwisata dapat terus terwujud.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.