Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Gelontor Beras Murah 50 Ton

📅 Selasa, 12 Mar 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Gelontor Beras Murah 50 Ton Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Operasi pasar murah di Kantor Desa Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3).

BOGOR - Dalam rangka operasi pasar menekan fluktuasi harga, Pemerintah Kabupaten Bogor menggelontor pasar-pasar dengan beras murah seberat 50 ton. Tujuannya untuk mengendalikan harga saat puasa.

"Kami sediakan beras murah dari Bulog kurang lebih 50 ton. Ada juga minyak goreng 5 ribu liter khusus satu titik di Desa Babakan Madang," kata Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu. Dia mengatakan ini saat meninjau operasi pasar murah di Kantor Desa Babakanmadang, Bogor, Minggu (10/3).

Beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ini dijual dalam operasi pasar murah dengan harga 53.000 per 5 kilogram. Asmawa mengungkapkan, kegiatan operasi pasar murah dilakukan sebagai langkah pemerintah dalam mengendalikan inflasi.

Sebab, kata dia, harga beberapa kebutuhan pokok di Kabupaten Bogor mulai naik. Ini rangkaian dari kegiatan operasi pasar murah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor. "Jadi, secara bersamaan di beberapa lokasi juga berlangsung operasi pasar murah," jelas Asmawa.

Lebih jauh Asmawa berharap, operasi pasar murah dapat mengintervensi dalam menurunkan kembali harga beras di pasaran. Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor juga ingin memberikan akses besar kepada masyarakat dalam mendapat kebutuhan pokok dengan harga murah menyongsong puasa.

"Kami bisa pastikan bahwa stok untuk kebutuhan pokok di Bulog tersedia cukup. Kemudian di masyarakat juga bisa didapatkan atau bisa diakses dengan harga murah," ujarnya.

Asmawa menegaskan bahwa kegiatan operasi pasar murah akan dilaksanakan secara terus menerus tanpa ada batas waktu. "Kami laksanakan tidak ada batasan waktu. Jadi terus menerus," jelasnya. Dia ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat tersedia, apalagi menjelang hari besar nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.