Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nelayan Diminta Tidak Melaut karena Adanya Gelombang Tinggi

📅 Senin, 11 Mar 2024, 23:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nelayan Diminta Tidak Melaut karena Adanya Gelombang Tinggi Doc: ANTARA/HO-Gecio Viana
Ket. Ilustrasi - Perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT.

Labuan Bajo - Pemerintah Daerah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengimbau para nelayan di wilayah tersebut untuk sementara waktu tidak melaut karena adanya gelombang tinggi.

"Sudah dari kemarin kami wanti-wanti untuk menghentikan aktivitas melaut dan pelayaran," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat Isfridus Tobongsaat dihubungi di Labuan Bajo, Senin.

Dia menyampaikan hal tersebut menyusul adanya peringatan dini dari BMKG bagi masyarakat NTT agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi pada 8-14 Maret 2024.

Dia menambahkan, gelombang tinggi yang mengancam permukiman warga juga terjadi di Pulau Papagarang Desa Papagarang, Kecamatan Komodo.

"Saya minta evakuasi sementara warga pesisir ke tempat yang lebih tinggi dan hentikan pelayaran serta aktivitas melaut," katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima, kata dia, angin kencang juga telahmengakibatkan dua ruang kelas Sekolah Dasar (SD) di kepulauan, yakni di Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, mengalami kerusakan.

"Tadi kami sudah konfirmasi dengan kepala sekolahnya. Kami lakukan telaah dan sampaikan ke instansi terkait," katanya.

Pemda Manggarai Barat (Mabar) telah mengeluarkan imbauan kepada 169 desa/kelurahan dan 12 kecamatan di daerah itu untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi sejak Januari 2024.

"Kami juga sudah kontak langsung kepala desa di tiga desa kepulauan untuk waspadai bencana alam," katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Manggarai Barat mengimbau masyarakat di daerah itu untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama sepekan pada 8-14 Maret 2024.

Cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di 12 kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat.

"Kami mengimbau untuk mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut seperti banjir danbanjir bandang," kata Kepala Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Manggarai Barat Maria Patrycia Christin Seran dalam keterangan yang diterima Senin malam.

Dampak lainnya yang perlu diantisipasi adalah tanah longsor, pohon tumbang???????,rusaknya atap bangunan dan fasilitas umum lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.