Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, BPBD Manggarai Minta Warga Tak Keluar Rumah Antisipasi Cuaca Ekstrem

📅 Senin, 11 Mar 2024, 22:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, BPBD Manggarai Minta Warga Tak Keluar Rumah Antisipasi Cuaca Ekstrem Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Kepala BPBD Kabupaten Manggarai Stefanus Tawar

Labuan Bajo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat meminta warga untuk tidak keluar atau meninggalkan rumah guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem seperti pohon dan tiang listrik yang tumbang karena hujan dan angin kencang.

"Kalau tidak penting sekali jangan keluar rumah, di daerah ini kan ada hutan," kata Kepala BPBD Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) Stefanus Tawar dihubungi dari Labuan Bajo, Senin.

Dia menyampaikan hal tersebut menyusul peringatan dini BMKG bagi masyarakat NTT agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi pada 8-14 Maret 2024.

Ia menambahkan sudah terjadi beberapa peristiwa tanah longsor, pohon tumbang dan satu kejadian mobil yang tertimpa tiang listrik di jalur Ruteng-Iteng Kecamatan Satarmese.

"Kalaupun meninggalkan rumah tentunya harus meningkatkan kewaspadaan apalagi melewati wilayah yang banyak pohon dan tiang listrik," katanya.

Ia menjelaskan wilayah Kabupaten Manggarai telah membentuk posko siaga bencana hidrometeorologi untuk merespon dengan cepat laporan bencana alam.

Menurut dia, bencana alam yang sering terjadi di daerah itu adalah tanah longsor, banjir dan angin kencang.

Untuk daerah rawan banjir seperti di Kecamatan Reo, lanjut dia, pemerintah juga telah menyiapkan skema evakuasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 14 Maret 2024.

"Diharapkan masyarakat tidak panik dan lebih mengantisipasi dampak yang ditimbulkan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek di Kupang, Jumat (8/3).

Ia menjelaskan potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan disebabkan adanya pusaran angin masuk atau Sirkulasi Siklonik di bagian Barat Daya Australia, sehingga membentuk daerah perlambatan, pertemuan, dan belokan angin di wilayah NTT.

Selain itu, kondisi dinamika atmosfer juga didukung dengan aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Equatorial Rossby, serta hangatnya suhu permukaan laut dan kelembapan yang cukup basah di tiap lapisan atmosfer.

Hal itu mengindikasikan pasokan uap air di wilayah NTT cukup signifikan mendukung terjadinya peningkatan pertumbuhan awan hujan yang cukup intensif, sehingga, menyebabkan wilayah NTT berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat, bahkan hujan ekstrem yang disertai petir dan angin kencang..

Potensi cuaca ekstrem ini, ucap Sti, dapat menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan ekstrem, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.