Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Naturalisasi Tiga Pemain Tuntas 11 Maret

📅 Sabtu, 09 Mar 2024, 06:47 WIB | Oleh:
Naturalisasi Tiga Pemain Tuntas 11 Maret Doc: Giuseppe CACACE / AFP
Ket. memberi isyarat I Pelatih Indonesia, Shin Tae-yong memberi isyarat saat pertandingan Grup D Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Jepang dan Indonesia di Stadion al-Thumama di Doha, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berharap proses naturalisasi tiga pemain yang dipanggil ke timnas Indonesia dapat diselesaikan 11 Maret. Dengan tuntasnya proses naturalisasi tersebut, mereka bisa dimainkan menghadapi Vietnam dalam laga Grup F kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tanggal 21 Maret.

Pelatih Shin Tae-yong telah merilis daftar 28 pemain untuk laga melawan Vietnam tanggal 21 dan 26 Maret. Dari 28 nama, tiga di antaranya masih menjalani proses naturalisasi. Mereka adalah dua pemain SC Heerenveen Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On, serta Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard).

Proses naturalisasi semakin mendekati akhir karena sudah sampai ke tahapan rapat Komisi X dan Komisi III DPR. Kedua komisi menyetujui pengajuan naturalisasi tersebut. Satu pemain lainnya yang juga mengikuti proses adalah kiper FC Dallas, Maarten Paes.

Mereka dijadwalkan mengikuti pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) tanggal 12 Maret. Setelah itu, PSSI akan mengurus dokumen kepindahan antarfederasi dengan negara asal pemain. Jika seluruh proses tuntas, mereka bisa memperkuat timnas Indonesia.

Wakil Ketua umum PSSI, Zainudin Amali, mengungkapkan, para pemain dijadwalkan tiba di Indonesia tanggal 11 Maret. Sehari kemudian diambil sumpah setia kepada Indonesia. "Kalau disumpah fisik hadir itu tidak gampang. Mereka sudah merencanakan 11 Maret mendatang," ujar Zainudin Amali dikutip situs resmi PSSI, Jumat (8/3).

"Kenapa mendadak? Kenapa kita butuhkan itu? Karena tanggal 21 Maret kita ada kualifikasi Piala Dunia 2026. Kita harapkan mereka bisa main. Setelah itu 26 Maret kita main di Hanoi," sambungnya.

Semuanya sangat mepet. PSSI berkeinginan prosesnya tidak lama, tapi tidak bisa, karena proses administ rasi tidak hanya ditentukan oleh PSSI atau Kemenpora, tetapi oleh lintas kementerian. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.