Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Baik, Pontianak Dinyatakan Bebas Penyakit Frambusia, Apa Itu?

📅 Sabtu, 09 Mar 2024, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Baik, Pontianak Dinyatakan Bebas Penyakit Frambusia, Apa Itu? Doc: ANTARA/Dedi
Ket. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian.

PONTIANAK - Kota Pontianak, Kalimantan Barat dinyatakan bebas penyakit frambusia oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan hal itu ditandai dengan diberikannya sertifikat Kota Bebas Frambusia.

"Dengan capaian ini Kota Pontianak diakui sebagai salah satu kota yang berhasil menjalankan program pemberantasan frambusia dengan baik. Frambusia merupakan penyakit infeksi kulit disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum pertenue," ujar Penjabat Wali Kota Pontianak Ani Sofian di Pontianak, Sabtu (9/3).

Ia menjelaskan bahwa penghargaan yang didapat Pemkot Pontianak tersebut juga menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat dari penyakit yang selama ini menjadi perhatian serius.

"Capaian ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, termasuk masyarakat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan serta berbagai pihak terkait," kata dia.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit seperti frambusia.

Menurutnya, penghargaan ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Pontianak.

"Semoga capaian ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi kita semua dalam memberantas berbagai penyakit, tidak hanya frambusia, tetapi juga penyakit menular lainnya," kata Ani Sofian.

Hal yang tak kalah pentingnya adalah kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit menular seperti frambusia.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk terus mendukung program-program kesehatan yang ada guna menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit menular.

"Sertifikat ini menjadi dorongan bagi Kota Pontianak untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan upaya pencegahan penyakit di masa yang akan datang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.