Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

People’s Bank of China Akan Dorong Keterbukaan Keuangan

📅 Jumat, 08 Mar 2024, 00:00 WIB | Oleh:
People’s Bank of China Akan Dorong Keterbukaan Keuangan Doc: ANTARA/XINHUA/PENG ZIYANG
Ket. Suasan kantor Bank Rakyat China atau People’s Bank of China.

BEIJING - Bank Rakyat China atau People's Bank of China (PBOC) akan bergerak untuk mempromosikan keterbukaan keuangan pada tingkat yang tinggi, kata Gubernur PBOC, Pan Gongsheng pada Rabu (6/3).

Bank sentral Tiongkok itu akan bekerja sama dengan regulator-regulator keuangan lainnya dalam penyempurnaan lingkungan kebijakan Tiongkok, yang bertujuan menarik lebih banyak lembaga keuangan yang didanai asing serta modal jangka panjang untuk berbisnis di Tiongkok.

Seperti dikutip dari Antara, PBOC juga bakal mendukung lembaga-lembaga keuangan Tiongkok untuk memperluas bisnis mereka di luar negeri, urai Pan dalam sebuah konferensi pers yang digelar di sela-sela sesi badan legislatif nasional yang sedang berlangsung.

PBOC akan menarik lebih banyak investasi di pasar keuangan Tiongkok, mendukung perusahaan-perusahaan Tiongkok yang berkualitas agar melantai di bursa saham (going public) dan menerbitkan surat obligasi di luar negeri, serta mendorong sovereign wealth fund, lembaga keuangan, dan bisnis lainnya di Tiongkok untuk berinvestasi di luar negeri.

Pan menjanjikan upaya lebih lanjut untuk memfasilitasi perdagangan, investasi, dan pembiayaan lintas perbatasan serta mendorong internasionalisasi RMB.

Bank sentral Tiongkok, tambah Pang, tetap bersikap tegas dalam mempertahankan status Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional serta mendukung Shanghai dalam membangun diri sebagai pusat keuangan internasional dan memperluas keterbukaan keuangan tingkat tingginya.

Sempurnakan Layanan

PBOC akan berupaya menyempurnakan layanan pembayaran dan memastikan keamanan finansial sembari memperdalam keterbukaan keuangan. Sebelumnya, PBOC menandatangani perjanjian bilateral untuk pertukaran (swap) mata uang dengan lebih dari 40 bank sentral atau otoritas moneter asing.

Saat ini, 31 perjanjian swap mata uang bilateral telah diberlakukan, dengan skala total sekitar 4,16 triliun yuan (1 yuan = Rp2.169), seperti tertulis dalam laporan tersebut. Swap mata uang bilateral antarbank sentral merupakan pengaturan pembiayaan yang memungkinkan bank sentral suatu negara dapat menukarkan mata uangnya dengan mata uang negara lain.

Dana swap dapat digunakan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan investasi bilateral, membantu menghemat biaya pertukaran, dan mengurangi risiko nilai tukar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.