- Home
-
- Luar Negeri
-
- Memanas, Status Darurat di...
Memanas, Status Darurat di Haiti Diperpanjang hingga April
Jumat, 08 Mar 2024, 06:19 WIBMoskow - Pemerintah Haiti pada Kamis (8/3) mengumumkan bahwa status darurat yang saat ini diberlakukan di wilayah ibu kota diperpanjang hingga awal April menyusul terjadinya serangan geng bersenjata di kota Port-au-Prince.
"Keadaan darurat keamanan diumumkan di seluruh Departemen Ouest sampai satu bulan ke depan yang dimulai pada Kamis, 7 Maret sampai Rabu, 3 April 2024," demikian menurut pernyataan di jurnal resmi Le Moniteur.
Pemerintah sementara negara Karibia itu juga mengatakan pembatasan jam malam yang berlaku selama akhir pekan akan tetap berlaku sampai 11 Maret, mulai pukul 6 sore sampai 5 pagi waktu setempat.
Kebijakan tersebut bertujuan untuk memulihkan ketertiban sekaligus membantu pemerintah "kembali mengendalikan situasi" di wilayah yang menjadi lokasi geng bersenjata yang kerap menyerang kantor polisi, bandara, dan rumah sakit.
Pimpinan geng tersebut menuntut Perdana Menteri Haiti Ariel Henry untuk mundur.
Hendry yang saat ini berada di Puerto Riko, telah memerintah Haiti sejak Juli 2021 ketika Presiden saat itu Jovenel Moise dibunuh di rumahnya.
PM Henry dikabarkan mendapat tekanan dari Amerika Serikat untuk mundur dan memajukan pemilu, meski juru bicara Gedung Putih pada Rabu membantah kabar tersebut.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tak Tinggal Diam! Kodam VI/Mulawarman Pulihkan Ekosistem Kaltim dan Kaltara Pascakarhutla
-
Ekonomi Qatar Boncos 21 Miliar Riyal Imbas LNG Anjlok
-
TransTRACK dan KIM Kerja Sama Bangun Smart Industrial Estate Berbasis AI dan IoT
-
Tembus Rp8,2 Triliun! Uang Fantastis yang Berputar di Jakarta Fair 2026 Bikin Melongo
-
PT KAI: Pelanggan KA Bandung Raya Capai 11,87 Juta Orang
-
Kota Tangerang Kini Miliki Rumah Sehat Sahabat Paru untuk Tangani TBC
-
Evakuasi warga terjebak karhutla di Palangka Raya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.