Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, Dispar: Waktu Sandar Kapal Pesiar di Pelabuhan Gilimas Meningkat

📅 Jumat, 08 Mar 2024, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Gembira, Dispar: Waktu Sandar Kapal Pesiar di Pelabuhan Gilimas Meningkat Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Lombok Barat
Ket. Kapal pesiar saat sandar di Pelabuhan Gilimas, Lembar Kabupaten Lombok Barat, Provinsi NTB, Kamis (7/03/2024)

Mataram - Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan waktu sandar kapal pesiar yang membawa ratusan wisatawan di Pelabuhan Gilimas, Kecamatan Lembar meningkat menjadi 12 jam bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Mulai 2024 terjadi peningkatan lama sandar kapal pesiar selama 12 jam dari sebelumnya pada 2023 lama sandar hanya 6 jam," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Fajar Taufik di Mataram, Kamis.

Ia mengatakan dampak yang dirasakan masyarakat yang bergerak di bidang usaha pariwisata dengan kedatangan kapal pesiar itu sangat mendukung pergerakan ekonomi masyarakat, karena wisatawan kapal pesiar banyak mengunjungi objek wisata yang ada di pulau Lombok, khususnya Lombok Barat, Kota Mataram, dan Lombok Utara serta Lombok Tengah.

"Wisatawan yang datang itu mereka mengunjungi tempat wisata di Lombok," katanya.

Selain berdampak terhadap warga yang ada di tempat wisata, wisatawan yang datang itu memberikan dampak positif terhadap jasa transportasi dan ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di NTB.

"Ini bisa mendukung peningkatan kunjungan wisatawan di NTB," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap semua masyarakat bisa memberikan rasa aman dan nyaman terhadap wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ataupun desa wisata yang ada di Lombok, sehingga mereka bisa kembali datang untuk berkunjung dengan mengajak wisatawan lainnya.

"Kami berharap warga tetap memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan yang datang di NTB," katanya.

Ia mengatakan pada pekan ini kapal pesiar Pasifik Adventure bersandar di Pelabuhan Gilimas dengan membawa penumpang sekitar 1.300 orang wisatawan yang kebanyakan dari Australia dan New Zealand.

Dari ribuan wisatawan tersebut, sebanyak 400 penumpang telah dijadwalkan pihak operator tur berkeliling mengunjungi sejumlah tempat-tempat wisata di Mataram, Narmada, Lingsar, Senggigi hingga Mandalika.

"Sudah 6 kapal pesiar yang telah bersandar dari rencana 27 kapal pesiar yang akan sandar di pelabuhan Gilimas 2024," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.