Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Terbaru, Harga Emas Naik Dampak Pernyataan Dovish Ketua The Fed

📅 Kamis, 07 Mar 2024, 06:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Terbaru, Harga Emas Naik Dampak Pernyataan Dovish Ketua The Fed Doc: ANTARA/Devita Maulina
Ket. Penampakan perhiasan emas yang dipajang di etalase toko di Kota Sampit, Senin (19/2/2024).

Jakarta - Harga emas di Divisi COMEXNew York Mercantile Exchangenaik pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena adanya pernyataan 'dovish' yang dibuat oleh Ketua Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell kepada Kongres Amerika Serikat (AS).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman bulan Aprll naik 16,30 dolar AS atau 0,76 persen untuk ditutup pada 2.158,20 dolar AS per ons.

Berpidato di depan Dewan Perwakilan Rakyat AS tentang kebijakan moneter AS pada Rabu (Kamis pagi WIB), Powell mengatakan pemangkasan suku bunga kemungkinan akan terjadi tahun ini, dan bahwa suku bunga sudah berada pada puncak siklusnya saat ini.

Powell mengatakan, inflasi telah menurun secara signifikan dan ekonomi AS dapat mencapaisoft landing. Namun demikian, The Fed membutuhkan kepercayaan yang lebih besar dalam menjaga inflasi sebelum akhirnya akan menurunkan suku bunga.

Menyusul komentar Powell, indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi jatuh, meningkatkan emas.

Berbicara di konferensiNational Interagency Community Reinvestmentdi Portland, Oregon, Presiden Federal Reserve San Francisco Mary Daly mengatakan pada hari Rabu (Kamis pagi WIB) bahwa biaya perumahan yang meningkat telah berkontribusi pada inflasi yang lebih tinggi.

Namun, mempertahankan suku bunga pada tingkat saat ini dan memperpanjang pemotongan suku bunga "terlalu lama" bisa merugikan ekonomi nasional dan "dapat membuat kesalahan yang tidak perlu," katanya pula.

Data ekonomi yang dirilis pada hari Rabu bercampur.Automated Data Processing Incmelaporkan bahwa lapangan kerja sektor swasta AS meningkat sebanyak 140.000 pekerjaan pada bulan Februari dan gaji tahunan naik 5,1 persen secara tahunan.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa persediaan grosir AS turun 0,3 persen daripada turun 0,1 persen seperti yang diperkirakan pada bulan Januari.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pengusaha AS mengunggah 8,86 juta lowongan pekerjaan pada bulan Januari, sedikit turun dari 8,89 juta pada bulan Desember dan sekitar sejalan dengan harapan ekonom.

Laporan pekerjaan Februari AS akan dirilis pada hari Jumat (8/3/).

Terkait dengan logam mulia perak, untuk pengiriman bulan Mei naik 50,90 sen atau 2,12 persen untuk ditutup pada 24.493 dolar per ons. Harga platinum untuk pengiriman bulan April naik 27,20 dolar atau 3,07 persen untuk ditutup pada 914,40 dolar per ons.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.