Gubernur Jabar: Longsor di Jalur Majalengka-Kuningan Dibersihkan

Kamis, 07 Mar 2024, 17:02 WIB

CIREBON - Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin memastikan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan nasional Majalengka-Kuningan sejak Selasa (5/3), masih dilakukan oleh tim gabungan agar jalur penghubung dua kabupaten itu bisa dilalui kembali.

"Untuk yang di Cikijing (jalan penghubung Majalengka-Kuningan) sedang ditangani dengan cepat," kata Bey saat ditemui di Cirebon, Jawa Barat, Kamis.

Ia menjelaskan pihaknya sudah menerima informasi terkait kejadian tersebut, serta telah menginstruksikan instansi terkait untuk menanganinya.

Menurut dia, peristiwa kebencanaan terjadi juga pada beberapa wilayah di Cirebon serta Kuningan yang disebabkan karena adanya cuaca ekstrem khususnya curah hujan tinggi.

Bey meminta pemerintah daerah di Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning) harus meningkatkan kewaspadaan serta menerapkan langkah antisipasi guna mengurangi dampak yang ditimbulkan dari bencana itu.

"Memang curah hujan ekstrem saat ini kita harus berhati-hati. Kami juga siapstandbyuntuk mengatasinya dengan cepat," ujarnya.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Iskandar Hadi menyampaikan jalur nasional yang berada di Kecamatan Cikijing, Majalengka ini masih ditutup dan tidak bisa diakses oleh kendaraan roda dua maupun roda empat karena terdampak longsor.

Berdasarkan hasil pantauan, kata dia, terdapat empat titik yang tertutup material longsor di jalur tersebut. Namun sampai Rabu (6/3), proses pembersihan khususnya dari arah Kuningan sudah menjangkau titik kedua.

"Tahap pembersihan material longsor ini dilakukan secara estafet dari atas ke bawah. Jalan masih ditutup, dan kami bersama pihak terkait terus berupaya membersihkannya," ungkapnya.

Iskandar menjelaskan pembersihan ini melibatkan puluhan petugas gabungan serta didukung dengan enam alat berat, yang digunakan untuk menyingkirkan material longsor.

Ia mengemukakan faktor cuaca sangat berperan untuk kelancaran penanganan longsoran tersebut, sebab apabila terjadi hujan deras dengan durasi lama dikhawatirkan bisa memicu peristiwa susulan.

Namun demikian, Iskandar mengakui jika kondisinya mendukung proses pembersihan longsor di jalur nasional Majalengka-Kuningan itu dapat dirampungkan dalam waktu dekat.

"Penanganannya harus satu-persatu. Tidak bisa secara bersamaan, karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan yang membahayakan petugas," katanya.

Dia menambahkan meski nantinya jalur itu sudah bersih, diperlukan kajian terlebih dahulu dari pihak berwenang apakah jalan penghubung di Kecamatan Cikijing itu aman dilalui atau tidak.

"Apabila sudah dinyatakan aman, artinya jalan ini bisa dibuka kembali untuk masyarakat," ucap dia. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Opik

Berita Terbaru

Menag Nasaruddin Umar Bertemu Kedubes Arab Saudi, Bahas Undangan Syekh Sudais ke IGIC 2026.

Trump Beri Sinyal Mengejutkan, Perundingan AS-Iran Bisa Dilanjutkan

Hasil Play-off Liga Europa: Benfica Hancurkan AGF, Anderlecht Bantai Kairat

Jadwal Liga Inggris: Laga Arsenal Vs Coventry City Jadi Pembuka

Hasil Liga Spanyol: Rayo Vallecano dan Alaves Berbagi Poin 1-1

49 Titik Panas Terdeteksi di Gorontalo, BPBD Waspadai Potensi Karhutla

Peringatan Gelombang Tinggi di Laut Selatan Yogyakarta, Masyarakat Diminta Waspada

Ini Jadwal Liga Inggris: Arsenal Langsung Tantang Coventry City di Pekan Pembuka

Festival Cilung 2026 Hadirkan Perahu Hias dari Botol Plastik Karya UPS Badan Air Kembangan Jakbar

Kebakaran Hebat! 48 Ruko di Pasar Sungai Duri Bengkayang Ludes Dilalap Api

Awas! Bahaya Pakai Sepatu yang Kekecilan, Ini Efek Kesehatan pada Kaki

Gebrakan Baru Tesla! Model AI Doubao China Bakal Dukung Sistem Kendaraan

Teknologi Makin Canggih, Shenzhen Gaspol Terapkan Kendaraan Otonom untuk Logistik

Taiwan Tawarkan Teknologi Pertanian Cerdas ke Indonesia, Bidik Ketahanan Pangan dan Ekspor

Whoosh Jadi Panggung Budaya! KCIC Suguhkan Pertunjukan Spesial untuk Penumpang

BI Gelar Pameran Karya Kreatif Indonesia, Hadirkan Produk Unggulan 550 UMKM

Kemarau Picu Kematian Ikan Keramba di Sungai Batanghari, Petani Merugi

Taiwan Tertarik Garap Pertanian Cerdas di Indonesia, Teknologi Jadi Kunci

Duka Gempa NTT Sampai ke Vatikan, Paus Leo Sampaikan Belasungkawa

Kabar Baik untuk Pelaku Koperasi! DPRD Banjarmasin Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.