Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demam Berdarah Melonjak, Permintaan Kantong Trombosit di PMI Ponorogo Meningkat

📅 Kamis, 07 Mar 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Demam Berdarah Melonjak, Permintaan Kantong Trombosit di PMI Ponorogo Meningkat Doc: ANTARA/HO - foto warga
Ket. Salah satu petugas saat menunjukkan stok kantong trombosit di UTD PMI Ponorogo.

Ponorogo - Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mengonfirmasi permintaan kantong trombosit di lembaganya mengalami peningkatan selama kurun waktu sepekan terakhir imbas wabah demam berdarah dengue (DBD).

"Dalam kurun tujuh hari terakhir sudah ada permintaan 25 kantong trombosit untuk pasien DBD di beberapa rumah sakit dan klinik layanan kesehatan," kata Ketua UTD PMI Kabupaten Ponorogo, Luhur Karsanto di Ponorogo, Rabu.

Dia mengatakan, jika dirata-rata, permintaan kantong trombosit meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya, dimana per bulan biasanya berkisar 50-60 kantong namun sekarang baru sepekan sudah 25 kantong trombosit mereka layani. Artinya, dalam bulan Maret ini permintaan kantong trombosit di PMI naik hingga dua kali lipat.

"Biasanya satu bulan itu 50-60 kantong trombosit, tapi bulan ini sudah berjalan enam hari permintaannya sudah 25 kantong. Kalau satu bulan bisa 100 lebih kalau trennya tidak berubah," katanya

Kendati demikian mantan Sekda Ponorogo tersebut memastikan jika naiknya jumlah permintaan kantong trombosit masih dapat tercukupi.

Sebab UTD PMI Ponorogo sudah memiliki alat pemisah trombosit, pun setiap harinya pihaknya melakukan pengolahan darah untuk trombosit.

"Hari ini ada 15 kantong yang tersedia, setiap hari kita lakukan pengolahan darah untuk mencukupi kebutuhan trombosit," katanya.

Luhur menambahkan pihaknya juga intens untuk melakukan jemput bola untuk mendapatkan kantong darah.

Selain itu PMI juga selalu berkoordinasi dengan PMI daerah lain jika sewaktu waktu membutuhkan kantong darah maupun trombosit.

"Yang jelas kita selalu optimis untuk memenuhi kebutuhan kantong darah, baik jemput bola maupun koordinasi dengan PMI luar daerah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.